

inNalar.com – Raksasa Liga Spanyol, Barcelona, pakai cara licik kalahkan Real Madrid dalam perburuan jagoan muda Brasil, Guilherme Ruck, di bursa transfer musim dingin ini.
Barcelona bersaing dengan rivalnya di Liga Spanyol, Real Madrid, di bursa transfer kali ini untuk mendapatkan tanda tangan wonderkid Brasil tersebut.
Keberanian untuk menyaingi Real Madrid muncul karena Barcelona membutuhkan sosok gelandang baru.
Hal tersebut tidak terlepas dari kurang kebutuhan Barcelona di masa depan, khususnya pada posisi gelandang.
Saat ini, hanya ada Pedri, Gavi, dan Fermin Lopez sebagai gelandang yang masih berusia muda.
Itupun, Pedri pada musim ini telah menderita cedera 2 kali. Sedangkan, Gavi akan absen hingga akhir musim karena mengalami cedera ACL.
Sementara itu, 2 gelandang Barcelona lainnya, yakni Ilkay Gundogan dan Sergi Roberto telah berusia di di atas 30 tahun.
Maka tak ayal jika Barcelona ingin mendahului Real Madrid menandatangani Guilherme Ruck.
Dilansir dari Mundo Deportivo, Barcelona bahkan menggunakan trik yang sedikit cerdik untuk membuat Guilherme Ruck merapat ke Camp Nou, alih-alih memilih Real Madrid.
Siasat yang dimaksudkan adalah Barcelona menggunakan rekrutan anyarnya di bursa transfer Januari 2024, Vitor Roque, untuk gaet Guilherme Ruck.
Baru-baru ini, Vitor Roque kedapatan mengirim jerseynya yang telah ditandatangani kepada rekannya yang berasal dari Brasil itu. Situasi tersebut diyakini sebagai cara Barcelona memenangkan persaingan dengan Real Madrid di bursa transfer kali ini.
Tak hanya merebut gelandang berpaspor Brasil tersebut saja, Barcelona juga menggunakan strategi gila mempermanenkan Joao Felix di bursa transfer awal tahun ini.
Barcelona susun strategi gila agar Atletico Madrid mau melepaskan Joao Felix secara permanen di bursa transfer selanjutnya.
Atletico Madrid diyakini tidak akan mengizinkan Barcelona mempermanenkan Joao Felix.
Hal tersebut dikarenakan Atletico Madrid tidak ingin kehilangan investasinya yang sangat mahal tersebut.
Terlepas dari keadaan itu, Barcelona dilaporkan sudah mempertimbangkan cara agar tujuan di atas dapat tercapai.
Cara yang dimaksudkan adalah menambah masa pinjaman Joao Felix selama 1 tahun lagi, atau berarti hingga 30 Juni 2025.
Tentunya hal tersebut bukanlah pilihan yang bagus bagi Barcelona. Pasalnya, Joao Felix tetap bisa kembali ke Atletico Madrid.
Namun, kondisi keuangan memaksa tim Catalan itu untuk menggunakan opsi di atas sebagai solusi.
Terlebih lagi, Joao Felix patut dipertahankan karena telah mengoleksi 6 gol dan 5 assist dari seluruh laga yang dilakoni dengan Barcelona.