

inNalar.com – PT Alkindo Naratama Tbk (ALDO) merupakan perusahaan yang bergerak di bidang produksi honeycomb, edge protector, papercore, dan papertube.
ALDO mulai beroperasi pada tahun 1994 dan berdomilisi di Kawasan Industri Cimareme, Bandung.
Diketahui, PT Alkindo Naratama Tbk telah mengungumkan laporan keuangannya pada periode terbaru Triwulan III 2023, ditinjau dari IDX.
Baca Juga: Punya Fasilitas Lengkap, Lampung Garap Megaproyek Rp4,7 Triliun Buat Sport Center, Kapan Rampung?
Pada triwulan III 2023, jumlah penjualan dan pendapatan usaha korporasi ini sebesar Rp1,2 triliun.
Kemudian, jumlah tersebut dikurangkan dengan beban pokok penjualannya yang mencapai Rp1 triliun.
Maka dari itu, jumlah laba bruto korporasi ini sejumlah Rp173,3 miliar.
Besaran laba bruto tersebut dikurangkan kembali dengan berbagai beban dan pajak, maka diketahui jumlah laba bersihnya.
Besaran laba bersih PT Alkindo Naratama Tbk pada triwulan III 2023 mencapai Rp9,7 miliar.
Angka tersebut alami penurunan tajam jika dibandingkan dengan tahun lalu pada periode yang sama.
Pada triwulan III tahun 2022, jumlah laba bersih perusahaan ini bisa mencapai Rp60,6 miliar.
Alami kemerosotan jumlah laba bersih, diketahui jumlah utang ALDO semakin membengkak.
Besaran utang jangka pendeknya sebesar Rp674 miliar, sementara pada tahun lalu hanya sebesar Rp508 miliar.
Sementara itu, jumlah utang panjang korporasi ini sejumlah Rp268 miliar.
Pada tahun lalu di periode yang sama, jumlah utang jangka panjangnya sejumlah Rp295 miliar.
Secara keseluruhan, pada triwulan III jumlah utang PT Alkindo Naratam Tbk sejumlah Rp943 miliar.
Baca Juga: Pertama Kali dalam Sejarah, Uni Emirat Arab Resmi Buka Pabrik Minuman Bir Beralkohol di Abu Dhabi
Angka tersebut berada di atas jumlah utang ALDO tahun lalu pada periode yang sama.
Pada triwulan III tahun 2022, jumlah utang perusahaan ini hanya sebesar Rp803 miliar. ***