

inNalar.com – Jika kita bayangkan pasar identik dengan kumuh, agaknya tidak berlaku bagi infrastruktur yang ada di Jawa Timur ini.
Pasar induk modern di Kota Batu ini memiliki desain mewah yang bikin geleng-geleng kepala.
Kemegahannya sampai bikin para pedagang terpukau sekaligus bahagia dengan perubahan drastis infrastrukturnya.
Namanya adalah Pasar Induk Among Tani, bangunannya baru diresmikan Presiden RI Joko Widodo pada Kamis, 14 Desember 2023.
Luas lahan yang termakan lahan pembangunan sentra perdagangan ini mencapai 3,4 hektare.
Tidak hanya soal gedungnya saja berhasil memikat mata para pedagang dan pengunjungnya, daya tampung kios dan los juga sangat besar.
Baca Juga: Gagal Bayar Utang Senilai Rp23 Miliar, Ternyata Segini Jumlah Aset PT Kapuas Prima Coal Tbk (ZINC)
Pasar Among Tani diketahui mampu memuat 2.630 pedagang, dengan sederetan fasilitas seperti 1.715 kios dan 914 los.
Bahkan, di beberapa sudut gedung terlihat adanya plang petunjuk agar para pembeli dapat mengetahui lokasi jenis produk yang ingin dibelinya.
Pada satu kesempatan, Gubernur Jawa Timur Khofifah bahwa infrastruktur pusat perdagangan ini menjadi satu-satunya yang memiliki fasilitas modern Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).
“Saya kira ini, satu-satunya pasar yang memiliki IPAL, jadi ramah lingkungan,” kata Gubernur Khofifah, dikutip dari Kominfo Jatim.
Tampilan moderngedung pasar ini memang sangat memukau. Tidak heran jika anggaran yang digelontorkan berhasil sedot APBN hingga 3 periode lamanya.
Terlihat aspek sanitasi dan sirkulasi udaranya pun sangat ramah lingkungan.
Biaya pembangunannya menggunakan dompet APBN 2021 hingga 2023, nominalnya mencapai Rp166,7 miliar.
Berkat ketetapan proyek pembangunan Pasar Among Tani ini masuk ke dalam Perpres Nomor 80 Tahun 2019, realisasi pasar ini pun akhirnya terwujud.
Sebagai informasi, Pasar induk modern di Kota Batu ini luas bangunannya mencapai 34.042 meter persegi.
Proses pembangunan yang memakan waktu hingga dua tahun ini terdiri dari gedung utama dan fasilitas penunjang.
Fasilitas penunjang ini meliputi rumah pompa dan ground water tank, rumah gardu, pos keamanan, TPS, saluran drainase, pagar, hingga lanskap menawan.
Tidak lupa jalur untuk para pejalan kaki juga didesain ramah bagi para difabel dan ada pula tangga darurat, serta akses ekskalator.
Diharapkan dengan adanya pasar raksasa yang sangat tertata rapi ini dapat memantik kebangkitan ekonomi lokal Kota Batu dan menyejahterakan para pedagangnya.
Di samping itu, kebersihan dan kerapian penataan infrastruktur yang telah dibangun sedemikian rupa juga turut dipelihara oleh para penggunanya.***