

inNalar.com – Provinsi Jawa Tengah kabarnya bakal memiliki bendungan baru lagi yang akan menambah pasokan air baku dan irigasi lahan pertanian di sana.
Infrastruktur tersebut adalah Bendungan Jragung, yang berlokasi di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.
Kehadiran bendungan ini nantinya diproyeksikan untuk menyuplai tiga daerah yang ada di Kabupaten Semarang, Demak, dan Grobogan.
Berdasarkan informasi yang dikutip dari laman resmi Pemprov Jateng, Bendungan Jragung ini merupakan salah satu PSN yang ditargetkan selesai pada tahun 2024.
Namun, karena beberapa kendala terkait IPPKH yang belum turun, akhirnya pembangunan Proyek Strategis Nasional tersebut harus mengalami keterlambatan.
Pembangunan infrastruktur ini dikonfirmasi mengalami mandek selama satu tahun karena sebab tersebut.
Diketahui, setidaknya terdapat lahan hutan seluas 630,04 hektar yang dimintakan perizinannya untuk pembangunan proyek tersebut.
Selain itu, adapula lahan milik warga yang terkena proyek seluas 14,39 hektar. Diantaranya, tersebar di Dusun Borangan dan Kedungglatik.
Adapun informasi terkait anggaran pembangunan yang berlokasi di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah tersebut adalah senilai Rp2,72 triliun.
Saat ini, pembangunan masih dikebut oleh PT Brantas Abipraya (Persero) selaku kontraktor proyek.
Bendungan Jragung menurut penulusuran bakal diproyeksikan untuk memiliki kapasitas tampung seluas 90 juta meter kubik.
Di samping itu, Bendungan ini juga akan dimanfaatkan sebagai sumber air baku bagi wilayah Kota Semarang sebesar 500 liter/detik.
Tidak hanya Semarang, Kabupaten Grobogan juga akan menerima sebesar 250 liter air/detik, serta Kabupaten Demak sebesar 250 liter/detik.
Lalu, untuk menyuplai air bagi irigasi Jragung sendiri seluas 4.528 hektare di Kabupaten Demak, Jawa Tengah. ***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi