Disebut Kepala Daerah Termiskin, Ini Gaya Hidup Sederhana Bupati Purworejo Yuli Hastuti


inNalar.com
– Berdasarkan laporan LHKPN Yuli Hastuti, Bupati Purworejo dijuluki sebagai Kepala Daerah termiskin di Indonesia, bahkan tercatat tak memiliki tanah dan bangunan.

Umumnya kepala daerah selalu identik dengan gaya hidup mewah dan harta yang melimpah, namun hal itu tidak berlaku bagi Bupati Purworejo, Yuli Hastuti yang dijuluki sebagai Kepala Daerah Termiskin di Indonesia.

Saking miskinnya, Bupati Purworejo ini tak memiliki rumah dan tanah. Bahkan, ia juga mengaku sering meminjam kendaraan milik anaknya.

Baca Juga: Tiga Kategori Honorer Terancam Dirumahkan, Tak Masuk Skema PPPK Paruh Waktu

Harta Kekayaan Yuli Hastuti dapat dilihat dari Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang ada pada laman resmi https://elhkpn.kpk.go.id.

Dalam data LHKPN terbaru yang dilaporkan pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) per 16 April 2025, Yuli Hastuti memiliki total kekayaan sekitar Rp712 juta.

Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan tahun lalu yang hanya senilai Rp470 juta, naik sebesar 51,46%.

Baca Juga: Masyarakat Jateng Gembira, Proyek Tol Bermaterial Bambu yang Mengambang di Atas Laut Segera Rampung: Pertama di Indonesia

Namun angka tersebut masih tergolong rendah untuk kekayaan setingkat kepala daerah, apalagi jika dibandingkan dengan kepala daerah lain yang memiliki harta kekayaan mencapai miliaran.

Yang cukup mengejutkan adalah meski disebut sebagai Kepala Daerah Termiskin, Yuli tak memiki hutang sama sekali.

Ia hanya memiliki kas dan setara kas sebesar Rp146 juta, kendaraan senilai Rp426 juta, dan harta bergerak lainnya senilai Rp139 juta.

Baca Juga: Biayanya Nyaris Rp 80 Triliun, Proyek Tol di Jawa Tengah Ini Full Didanai Perusahaan Raksasa China

Di antara kendaraan yang tercatat pada data LHKPN yang dilaporkan pada KPK, kendaraan yang paling mahal hanya Mobil Toyota Kijang Innova dengan nilai Rp385 juta.

Sedangkan kendaraan lainnya harganya hanya di bawah Rp15 juta. Bahkan ada satu item yang nilainya hanya Rp350 ribu saja, yakni Sepeda Philip Tahun 1900.

Uniknya kendaraan yang dimilikinya mayoritas adalah sepeda tahun 1900 an.

Istri dari Almarhum Kelik Sumrahadi ini ternyata gemar mengoleksi sepeda-sepeda antik.

Berikut Rincian Alat Transportasi yang tercatat pada LHKPN per 25 April 2025 :

– Sepeda Motor SUZUKI SKYWAVE Tahun 2010—Rp3 juta
– Sepeda PHILIP Tahun 1900—Rp350 ribu
– Sepeda GAZELE Tahun 2005—Rp14,7 juta
– Sepeda SIMPLEX Tahun 1900—Rp3 juta
– Sepeda SIMPLEX Tahun 1900—Rp3,7 juta
– Sepeda GAZELE SERI 11—Rp8,9 juta
– Sepeda GAZELE SERI 10 Tahun 1900—Rp5,7 juta
– Sepeda GAZELE Tahun 1960—Rp2 juta
– Mobil TOYOTA KIJANG INNOVA 2.0 V A/T Tahun 2021—Rp385 juta

Tak hanya dinilai dari jumlah asetnya saja, potret kesederhanaan Yuli Hastuti dapat dilihat dari gaya hidupnya yang minimalis.

Yuli tak memiliki rumah pribadi dan memilih tinggal di rumah almarhum keluarga suaminya yang merupakan warisan turun-temurun, letaknya di Desa Grabag, Kecamatan Grabag, Kabupaten Purworejo.

Selain itu, ia bahkan juga mengaku bahwa jika tak menggunakan kendaraan dinas, ia meminjam mobil milik anak-anaknya.

Gaya Hidup Yuli Hastuti yang sederhana dan minimalis ini yang mencerminkan nilai kerendah-hatian seorang pemimpin.

Namun potret kesederhanaan ini justru membuat publik bertanya-tanya: apakah bisa kepala daerah miskin bisa mengelola pemerintahan dengan baik?

Faktanya Yuli sudah berada di kursi pemerintahan selama bertahun-tahun, ia sudah menjadi Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ( DPRD) Kabupaten Purworejo sejak tahun 1999.

Ia menjabat sebagai Wakil Bupati Purworejo selama dua periode, yakni sejak tahun 2016 sampai 2023.

Setelah Agus Bastian maju menjadi Calon Legislatif (Caleg) DPR RI, Yuli otomatis menduduki kursi bupati, ia dilantik pada 13 Desember 2023.

Pengalaman panjang Yuli di kursi pemerintahan menunjukkan bahwa kualitas kepemimpinan tidak ditentukan oleh kekayaan pribadi.

Selama menjabat, ia dikenal jauh dari isu korupsi. Terlihat dari komitmennya dalam melaporkan harta kekayaannya pada KPK secara periodik selama duduk di kursi pemerintahan.

Meski tak sekaya pejabat lainnya, Yuli Hastuti menunjukkan bahwa ia bisa memimpin dan mengelola pemerintahan dengan baik.***(Siti Fatimah)

Rekomendasi