

inNalar.com – Berkat Instruksi Presiden (Inpres) penanganan jalan daerah, warga di tiga kabupaten yang ada di Kalimantan Selatan ini semakin lega beraktivitas.
Ketiga kabupaten yang masuk dalam paket pengerjaan tersebut meliputi Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Hulu Sungai Tengah (HST), dan Tabalong.
Dengan berbagai macam karakteristik geografis setiap wilayahnya, Kementerian PUPR terus berupaya memastikan kualitas konstruksi dan hasil pengerjaannya dengan cermat.
Daerah yang paling menantang tetapi unik berada di Kabupaten HSU, karena sebagian besar lahannya berupa rawa.
Keluhan banjir di ketiga daerah tersebut seringkali membuat warganya terisolir karena genangan yang terkadang mendapai 1 meter.
Penanganan jalan daerah melalui inpres ini membuat pengadaan jalan yang mulus di ketiga kabupaten ini harus segera ditangani oleh pemerintah.
Selain soal karakteristik lahan garap, Kementerian PUPR melalui BPJN Kalimantan Selatan ini juga mengalami kendala cuaca yang berada di masa peralihan yang signifikan.
Jadi apabila tadinya di awal pengerjaan musimnya masih kemarau, tetapi akhir-akhir ini cuaca berubah ekstrem menjadi musim hujan dengan tingkat intensitas curah hujan yang tinggi.
Terlebih warga yang ada di Kabupaten HSU, biasanya air sungainya akan meluap dan membuat warga pun tidak bisa kemana-mana.
Ternyata begitu pula dengan warga yang ada di Mantaas di Kabupaten Hulu Sungai Tengah.
Lantas apa saja paket pengerjaan jalan daerah di ketiga kabupaten yang ada di Kalimantan Selatan?
Ruas jalur yang mendapatkan alokasi dana inpres ini berada di Jalan Sungai Buluh Mantaas di Kabupaten Hulu Sungai Tengah.
Teruntuk paket pertama ini, pihak penggarap telah memprogres sebanyak 66 persen, yaitu mencakup pengaspalan dan pondasinya.
Kemudian Ruas Desa Tabur – Lapangan Golf yang ada di Kabupaten Hulu Sungai Utara dengan progres 75 persen.
Sementara untuk Ruas Jalan Kembang Kuning Nawin Hulu di Kabupaten Tabalong tersisa 700 meter lagi yang perlu dikejar pengerjaannya dari total penanganan sepanjang 7,6 kilometer.
Adapun kondisi jalan sudah mulai mulus, tetapi jalurnya baru dilapisi aspal lapisan pertama.
Selanjutnya Jalan Jembatan Baja Tamunti – Pampanan di Kabupaten Hulu Sungai Utara menjadi satu-satunya progres yang paling mantap di antara ruas lainnya.
Progres ruas jalan tersebut sudah 100 persen mulus dengan aspal, tetapi tinggal pengerasan bahu jalan untuk melengkapi kenyamanan pelintas.
Perubahan besar ruas konektivitas antar daerah ini semakin membuat distribusi hasil bumi dari sektor perikanan, perkebunan, dan pertanian semakin lancar.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi