

inNalar.com – PT Cita Mineral Investindo Tbk (CITA) telah mengumumkan laporan keuangan resminya.
Bersumber dari laporan keuangan di IDX, diketahui bahwa jumlah asetnya mengalami kenaikan.
Jumlah kas dan setara kas PT Cita Mineral Investindo Tbk adalah Rp259 miliar.
Angka tersebut lebih kecil dibandingkan dengan jumlah kas dan setara kas tahun lalu yakni Rp370 miliar.
Besaran aset lancar CITA mencapai Rp1,3 triliun dan angka tersebut lebih kecil dari pada perolehan aset lancar tahun lalu yang mencapai Rp1,5 triliun.
Meskipun aset lancarnya menurun, tetapi aset tidak lancar perusahaan ini mencapai Rp4 triliun.
Sementara itu, pada Desember 2022 jumlah aset tidak lancarnya hanya sebesar Rp3,6 triliun.
Jadi, secara keseluruhan jumlah aset perusahaan ini sebesar Rp5,3 triliun.
Sedangkan tahun lalu, jumlah aset CITA secara keseluruhan sebesar Rp5,2 triliun.
Alami kenaikan jumlah aset, PT Cita Mineral Investindo Tbk mengumumkan telah meraih dana pinjaman.
Hal tersebut telah diumumkan manajemen CITA dalam keterbukaan informasi di BEI pada Oktober 2023.
Perusahaan ini telah menandatangani akta perubahan dan pernyataan kembali ketiga sehubungan dengan perjanjian kredit.
Dana pinjaman yang diperoleh CITA ini mencapai 100 juta USD atau setara Rp1,5 triliun.
Fasilitas pinjaman itu diberikan oleh DBS Bank Ltd, Overseas Banking Corporation Limited, dan PT Bank OCBC NISP.
Sementara itu, PT Bank DBS INdonesia bertindak sebagai agen dan agen jaminan.
Dana pinjaman tersebut dipecah menjadi beberapa bagian yakni 40 juta USD untuk tujuan umum dan investasi.
Kemudian, 60 juta USD digunakan untuk modal kerja dan tujuan umum jangka pendek. ***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi