

inNalar.com – PT Wijaya Karya Beton Tbk atau WTON merupakan salah satu anak perusahaan BUMN PT Wijaya Karya Tbk.
Perusahaan ini merupakan produsen beton pracetak terbesar di seluruh Indonesia bahkan Asia Tenggara.
Dilansir inNalar.com dari wika-beton.co.id, WTON telah memiliki 14 (empat belas) pabrik, 1 (satu) mobile plant, dan 7 (tujuh) wilayah penjualan yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.
WTON telah mengumumkan laporan keuangan resminya di kuartal ketiga 2023 lalu.
Bersumber dari laporan keuangan di laman Bursa Efek Indonesia, diketahui bahwa laba bersih perusahaan ini mengalami penurunan.
Jumlah penjualan dan pendapatan perusahaan ini sebesar Rp2,9 triliun.
Jumlah tersebut dikurangkan dengan beban pokok penjualan dan pendapatannya sebesar Rp2,7 triliun.
Dari hasil pengurangan tersebut, jumlah laba bruto perusahaan ini sebesar Rp249 miliar.
Setelah itu, laba bruto dikurangkan kembali dengan berbagai beban dan laba bruto, maka diketahui jumlah laba bersih korporasi ini sebesar Rp27,7 miliar.
Jumlah tersebut jauh dibawah laba bersih tahun lalu yang bisa mencapai Rp90,4 miliar.
Dapat dikatakan bahwa jumlah laba bersih perusahaan ini anjlok sebesar sekitar 66,9 persen.
Dampaknya, laba bersih per saham dasar turun ke level Rp3,4 per lembar saham pada triwulan III 2023.
Alami penurunan laba bersih cukup besar, diketahui bahwa ternyata jumlah utang korporasi ini berkurang.
Jumlah utang jangka pendeknya mencapai Rp4 triliun, sedangkan tahun lalu mencapai Rp5 triliun.
Sementara itu, jumlah utang jangka panjangnya mencapai Rp318 miliar, sedangkan tahun lalu sebesar Rp336,8 miliar.
Secara keseluruhan, jumlah utang WTON sebesar Rp4,4 triliun pada September 2023, sementara tahun 2022 jumlah utangnya mencapai Rp5,8 triliun.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi