

inNalar.com – Tahukah bahwa Kementerian PUPR dikabarkan telah merampungkan satu unit infrastruktur pengelola air di Jawa Tengah.
Infrastruktur tersebut berada di sekitar Kabupaten Magelang, namanya adalah Embung Gumelem.
Embung Gumelem ini digadang menjadi jawaban dari permasalahan krisis air yang membayangi daerah tersebut.
Manfaat wadah penampungan air ini tentu akan sangat besar, mengingat biaya yang digelontorkan dari dompet APBN mencapai Rp18,7 miliar.
Guna menjawab keresahan resesi air yang sering menghantui warga sekitar, daya tampung kolam cantik ini muat 13.260 meter kubik, dikutip laman PUPR.
Pasokan air baku bagi masyarakat Kabupaten Magelang pun juga bakal mengalir dengan kapasitas tekanannya sebesar 2 liter per detik.
Di samping itu, guna menjawab kebutuhan irigasi pertanian warganya, Embung Gumelem juga bakal aliri lahan seluas 260,44 hektare.
Dengan begitu, ketersinambungan persediaan air pun bakal semakin terjamin berkat adanya kolam penampungan air berukuran jumbo ini.
Jadi fungsi dari wadah air raksasa ini utamanya untuk menampung air saat musim penghujan tiba.
Setelah musim kemarau datang, warga tidak perlu lagi khawatir pasokan air baku dan irigasi tersendat karena kekeringan.
Meski infrastruktur ini difungsikan sebagai solusi ketahanan pangan dan pasokan air bersih, tetapi esensi ekonomi dari sektor wisata cukup mampu sedot perhatian masyarakat.
Apabila diperhatikan, tampilan embung cantik di Kabupaten Magelang ini hampir menyerupai bentuk ‘Love’.
Kementerian PUPR merancang penunjang infrastruktur di sekitar Embung Gumelem dilengkapi dengan beberapa area yang ramah pengunjung.
Salah satunya adalah area jogging track yang menyajikan pemandangan terindah khas hehijauan Jawa Tengah.
Sehingga tidak lah sia-sia proses pembangunan memakan waktu 10 bulan, karena infrastruktur tersebut akan membangkitkan banyak lini keekonomian masyarakat.
Mulai dari sektor penujang ketahanan pasokan pangan, wisata, maupun mitigasi kelangkaan air yang dikhawatirkan akan terjadi pada musim kemarau.
Pembangunan ini sekaligus menjadi target pemerintah untuk mewujudkan 4.500 embung hingga tahun 2024 di seluruh Indonesia.
Sebagaimana diketahui sepanjang era Pemerintahan Presiden RI Joko Widodo, fokusan infrastruktur air tidak jauh dari proyek bendungan, embung, dan jaringan irigasi.
Baca Juga: Dapat Reward Dana Rp10 Miliar dari Pemprov Sumbar, Pemkab Tanah Datar Bersiap Perbaiki Jalan Rusak
Adapun Embung Gumelem berlokasi di Noyo Kerten, Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi