

inNalar.com – Penataan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional atau KSPN Borobudur tahap 1 berhasil diselesaikan oleh Kementerian PUPR.
Sekarang ini, PUPR melanjutkan penataan tahap 2 seperti dengan membangun Kampung Seni Borobudur di Kujon, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.
Pembangunannya dilakukan di atas lahan seluas 10,74 ha yang juga akan dilengkapi dengan museum.
Adapun lahan yang dipakai tersebut terdiri dari tanah kas desa yakni lapangan Kujon, tanah milik warga, hingga tanah milik pemerintah kabupaten setempat.
Sedangkan untuk lapangan Kujon lama akan berpindah lokasi menuju lahan bengkok milik Desa Borobudur.
Penataan area pariwisata ini sendiri ditargetkan rampung pada Agustus 2024 tahun ini. Untuk ruang lingkup pembangunannya cukup banyak. Mulai dari:
Kawasan pariwisata ini sendiri memiliki jarak sekitar 1,5 kilometer dari Candi Borobudur. Tentu bisa jadi salah satu magnet pariwisata baru bagi para pengunjung.
Terlebih, Candi Borobudur juga termasuk destinasi wisata prioritas atau unggulan yang diburu oleh wisatawan.
Melansir dari laman Pemprov Jateng, Nana Sudjana selaku Gubernur Jawa Tengah mengungkapkan bahwa perlu dibangun titik wisata baru atau zona dua sehingga tidak hanya fokus ke area candinya saja.
Adapun prioritas penataan di kampung wisata ini yakni para pedagang. Nantinya sekitar 2.000-an pedagang di akan dipindahkan ke area ini.
Pemindahannya sendiri akan dilakukan juga dengan penerapan upgrading peningkatan fungsi sehingga pengunjung semakin nyaman.
Nantinya, kawasan candi akan menerapkan kendaraan elektrik sehingga lingkungan sekitarnya akan jauh lebih hijau dan bersih.
Apabila zona dua ini sudah bersih dan nyaman, maka pengalaman wisatawan yang berkunjung juga semakin meningkat.
Nantinya, pintu masuk seluruhnya ada di Kampung Seni Borobudur, Kujon, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. ***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi