Dibangun 1910, Bangunan Bersejarah di Bandung Ini Jadi Saksi Perjuangan Tentara dan Rakyat Jawa Barat

inNalar.com – Bandung merupakan kota yang menjadi pusat pemerintahan di Provinsi Jawa Barat.

Di Bandung terdapat sejumlah bangunan bersejarah peninggalam zaman penjajahan Belanda yang telah dibangun dari tahun 1910.

Salah satu bangunan bersejarah di Bandung dikenal dengan nama Museum Wangsit Mandala Siliwangi.

Baca Juga: Babat Hutan 765 Hektar, Proyek Bendungan Rp1,8 Miliar di Kalimantan Selatan Diklaim Bisa Kendalikan Banjir

Penamaan museum ini diambil dari nama komando daerah militer TNI-AD di Jawa Barat dan Banten yakni Siliwangi.

Sementara itu, Mandala Wangsit merupakan sebuah tempat untuk menyimpan amanat, petuah atau nasihat dari pejuang masa lalu kepada generasi penerus.

Pada era kolonial Belanda, bangunan ini difungsikan sebagai tempat tinggal para perwira Belanda.

Baca Juga: Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan Sentil Tom Lembong yang Sebut Harga Nikel Dunia Turun, Tak Ada Dampak Negatif Bagi RI?

Sementara pada era pendudukan Jepang, bangunan ini difungsikan sebagai markas untuk bersembunyi.

Pada saat Indonesia merdeka, bangunan ini diambil alih oleh pasukan Siliwangi dan digunakan sebagai markas Divisi Siliwangi.

Lokasinya berada di Jalan Lembong 38, Bandung, Provinsi Jawa Barat.

Baca Juga: Menelan Dana Rp19,7 Triliun, Pembangunan Smelter di Maluku Utara Ini Sempat Tertunda, Apa Masalahnya?

Dilansir inNalar.com dari laman museum.kemdikbud, bangunan ini merupakan museum khusus yang diresmikan oleh Panglima Divisi Siliwangi Kolonel Ibrahim Adjie pada tahun 1966.

Museum Wangsit Mandala Siliwangi ini menyimpan berbagai koleksi sisa-sisa perjuangan tentara di masa penjajahan.

Adapun koleksi berbagai macam jenis senjata tradisional seperti kujang, klewang, pedang bambu, dan keris.

Baca Juga: Kucurkan Rp75 Miliar, Sulawesi Selatan Kini Punya Jembatan Terpanjang yang Tahan Gempa Berkekuatan Besar, Teknologinya…

Selain itu, museum seluas 4.176 meter persegi ini juga menyimpan koleksi uang pada masa penjajahan dan di awal kemerdekaan.

Sejumlah uang tersebut ditata rapi dalam sebuah bingkai yang menempel di salah satu dinding museum.

Ada pula foto-foto para mantan Panglima Divisi Siliwangi yang mengingatkan kita pada perjuangan prajurit dan rakyat Jawa Barat.***

 

Rekomendasi
REKOMENDASI UNTUK ANDA [Tutup]