Rogoh Dana Rp155 Miliar, 6 Pengusaha Kelas Kakap Ini Bantu Kebut Selesainya Proyek Bandara Singkawang di Kalimantan Barat, Siapa Aja?

inNalar.com – Salah satu infrastruktur yang tengah dikebut pembangunannya di Kalimantan Barat saat ini adalah Bandara Singkawang.

Proyek tersebut berhasil memperoleh kucuran dana senilai Rp155 miliar dari tiga orang pengusaha kelas kakap di Indonesia. Tidak lain yaitu Anthony Salim, Prajogo Pangestu, hingga Sugianto Kusuma.

Selain itu, ada pula Heru Budi Hartono, Pui Sudarto, hingga Franky Oesman Widjaja.

Baca Juga: Habiskan APBN Rp44,4 Miliar, Revitalisasi Pasar di Lampung Selatan Ini Dimulai, Bagaimana Nasib Pedagang?

Hal tersebut diungkap dalam konferensi pers Budi Karya Sumadi selaku Menteri Perhubungan ketika menijau pembangunan bandar udara ini pada 28 Januari 2024 lalu.

Adapun target rampung pembangunannya diperkirakan pada bulan Maret 2024 mendatang. Sedangkan untuk target operasinya pada April tahun 2024.

Dilansir inNalar.com dari laman Kementerian Perhubungan, bandara ini nantinya memiliki runway 1.400 meter x 30 meter dengan gedung terminal sementara seluas 270 m2.

Baca Juga: Luasnya 113 Hektar, Kawasan Wisata di Lampung Ini Hadirkan Eksotisme Alam dan Penginapan Terapung, Saingi Maldives?

Bandara ini juga dilengkapi dengan taxyway sebesar 200 meter x 18 meter serta apron 100 meter x 50 meter.

Soal biaya pembangunan proyek ini memang menggunakan APBN. Akan tetapi sisanya memakai CRS dari para pengusaha tidak terkecuali yang ada di tanah air.

Hal ini berarti sebagian biaya infrasturkturnya berasal dari sumbangan beberapa tokoh pengusaha termasuk diantaranya yang telah disebutkan sebelumnya.

Baca Juga: Inter Milan Nangis Darah, Barcelona Selangkah Lagi Datangkan Wonderkid Swedia di Bursa Transfer Kali Ini

Untuk biaya yang berasal dari APBN sendiri senilai Rp270 miliar sedangkan dari CSR senilai Rp350 miliar.

Dukungan dana dari pihak swasta ini sangat penting mengingat pemerintah ingin membangun banyak bandara tetapi alokasi APBN tidak begitu banyak.

Bandara Singkawang sendiri sebenarnya sudah dibangun sejak tahun 2019 lalu dengan progresnya saat ini sekitar 95 persen.

Baca Juga: Barcelona Kantongi 3 Nama Pelatih Top Usai Xavi Hernandez Putuskan Angkat Kaki di Akhir Musim Nanti, Siapa Saja?

Bandara Singkawang ini dibangun untuk meniminalisir biaya operasi dari Pontianak menuju Singkawang atau sebaliknya.

Hadirnya bandar udara tersebut diharapkan dapat meningkatkan perekonomian wilayah setempat. Seperti dengan adanya perumahan atau pertokoan sehingga sangat mendukung aktivitas di sekitar.

Harisson selaku Pj. Gubernur Kalimantan Barat berharap nantinya infrastruktur ini dapat didarati oleh pesawat-pesawat ATR.

Baca Juga: Dukung Pembayaran Cashless, Bank BUMN Ini Bakal Bangun Kantor di IKN hingga Luncurkan Uang Elektronik Prabayar Berdesain ‘Nusantara’

Termasuk pesawat-pesawat bersar lainnya seperti Airbus A320 hingga Boeing 373. Tentu kawasan ini sangat terbuka sehingga mampu meningkatkan investasi di daerah Singkawang. ***

Rekomendasi