

InNalar.com – Masyarakat tanah air tentunya tahu, jika saat ini Indonesia tengah membangun Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.
Dalam membangun Ibu Kota baru yang berada di daerah Kalimantan Timur tersebut, tentunya bandara merupakan infrastruktur yang harus dibangun.
Akan tetapi, ternyata dalam membangun bandar udara tersebut pemerintah harus membabat hutan kelapa sawit yang berada di sekitaran daerah yang dimaksud.
Seperti yang diketahui, Kalimantan merupakan salah satu pulau di Indonesia yang banyak didapati pohon sawit.
Sebab itulah untuk membangun lahan yang diperlukan, maka harus ada lahan perkebunan sawit yang harus dikorbankan.
Bahkan perkebunan sawit yang dikorbankan di daerah Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara itu pun cukup luas.
Karena luas lahan yang akan dibabat untuk membangun bandar udara ini yaitu seluas 347 hektar.
Meski begitu, tentunya dampak dari adanya bandar udara tersebut akan sepadan dengan manfaat yang akan diberikan bagi masyarakat sekitar Kalimantan Timur.
Pasalnya saat terbangun bandar udara, maka akan membuat mobilitas semakin mudah, sehingga akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan pariwisata.
Selain itu, bandar undara tersebut juga akan tergolong cukup megah, karena terdapat ruang VVIP dan VIP.
Dilansir InNalar.com dari laman IKN, Memiliki luas 347 hektar, nantinya bandar udara ini akan memiliki runway 3.000 meter x 45 meter.
Luas tersebut tentunya cukup besar, karena bandara ini nantinya juga mampu menampung 3 pesawat jumbo sekaligus.
Sedangkan untuk luas yang diperuntukan pada terminal VVIP dan VIP, luasnya yakni mencapai 7.352 m2.
Luas dan fasilitas tersebut pastinya sesuai harapan, karena bandar udara ini akan dijadikan bandara internasional.
Anggaran yang digelontorkan pun cukup lah fantastis.
Diketahui anggaran yang diperlukan untuk membangun bandar udara internasional ini yaitu sebesar Rp4,3 triliun.
Berdasarkan rencana, nantinya bandar udara ini akan dilakukan uji coba pada Juli 2024.
Sementara untuk beroperasi penuhnya, ditargetkan bandar udara IKN ini akan sepenuhnya aktif pada Desember 2024. ***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi