Miliki Fasilitas Insinerator, Limbah B3 di Gorontalo Tak Perlu Lagi Dikirim ke Makassar, Kapasitas Pengolahannya…

inNalar.com – Provinsi Gorontalo saat ini telah dilengkapi dengan fasilitas insinerator limbah bahan berbahaya beracun atau B3 yang berasal dari kegiatan fasilitas kesehatan.

Lokasinya sendiri berada di Desa Talumelito, Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo.

Bangunan tersebut di bangun di atas tanah seluas 1,3 hektar yang merupakan lahan milik pemprov Gorontalo.

Baca Juga: Keruk Anggaran Rp56,8 Miliar, Bendungan di Sabang Ini Alami Pendangkalan, Dampaknya…

Pembangunan fasilitas Insinerator tersebut merupakan bentik kerja sama antara Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dengan pemerintah Gorontalo.

Peresmiannya ditandai dengan penandatanganan berita acara serah terima antara Kepala Dinas LHK dengan Direktur Pengolahan limbah B3 dan Non B3 KLHK.

Sebenarnya, proses pembangunan fasilitas ini di Gorontalo telah diperjuangkan sejak lama.

Baca Juga: Juventus Selangkah Lagi Amankan Tanda Tangan Striker Muda Southampton Carlos Alcaraz di Akhir Bursa Transfer Kali Ini

Hal ini terkait dengan persetujuan teknisnya yang sulit karena alat insinerator ini sangat canggih.

Di Gorontalo sendiri terdapat 147 fasilitas layanan kesehatan.

147 fasilitas layanan kesehatan tersebut terdiri dari 14 rumah sakit, 96 puskesmas, dan 37 klinik.

Baca Juga: Inter Milan Bisa Gagal Jual Stefano Sensi ke Leicester City di Bursa Transfer Musim Dingin Ini, Bagaimana Bisa?

Dengan banyaknya fasilitas layanan kesehaan, diperkirakan jumlah B3 mencapai 2.375 kilogram per hari atau 856.000 kilogram per tahun.

Dari jumlah tersebut, diketahui sejumlah 65 persen limbah B3 belum tertangani dengan baik.

Dilansir inNalar.com laman Antara, sebelumnya sebagian besar limbah B3 di Gorontalo dikirim ke Makassar.

Baca Juga: Waktu Pengerjaannya 4,5 Tahun, Revitalisasi Bandara di Palangkaraya Ini Diharapkan Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi di Kalimantan Tengah

Hal tersebut dikarenakan Makassar menjadi satu-satunya daerah yang memiliki fasilitas insinerator tersebut di Sulawesi.

Kini, provinsi Gorontalo telah memiliki fasilitas insinerator sendiri.

Fasilitas tersebut kapasitasnya adalah 200 Kg perjam dan bisa membakar limbah medis sekitar satu ton perhari. ***

 

Rekomendasi