

inNalar.com – Kamar Dagang dan Industri atau Kadin Jawa Timur menggandeng salah satu perguruan tinggi ternama dari Australia untuk membuka cabangnya di Surabaya.
Tidak lain yakni Western Sidney University atau WSU. Adapun kerja sama ini dilakukan di bidang Sumber Daya Manusia atau SDM indutri hilir.
Hal tersebut karena Jatim tercatat sebagai provinsi yang memiliki sumber daya alam atau SDA yang melimpah.
Tentu kehadirannya merupakan penyambung Indonesia di bagian timur yang memiliki peran sangat penting.
Tidak hanya itu, provinsi ini juga memiliki industri di bidang hilir yang cukup besar. Seperti Smelter Freeport di Gresik.
Proyek tersebut rencananya akan dioperasikan pada tahun 2024 ini. Hadirnya proyek smelter ini juga bisa menjadikan perkembangan hilirisasi semakin meningkat.
Hal tersebut juga sejalan dengan keinginan pemerintah untuk melakukan hilirisasi di Indonesia.
Melansir dari Kominfo Jawa Timur, Adik Dwi Putranto selaku Kadin Jawa Timur menjelaskan bahwa pihaknya memiliki komitmen kuat dalam meningkatkan SDM tanah air.
Ia berharap agar Indonesia memiliki tenaga kerja unggul serta berdaya saing yang bagus.
Baca Juga: Dibangun pada Tahun 1753, Gereja di Semarang Ini Miliki Gaya Arsitektur dan Desain Kubah yang Unik
Menurutnya, kualitas SDM masih kurang akibat tidak sesuainya dengan kebutuhan industri.
Ia menuturkan bahwa sekarang Jatim sedang menggenjot industri hilir. Tidak heran jika penting untuk segera menyiapkan sumber daya manusianya.
Tidak hanya yang berkompeten tetapi juga berdaya saing dan unggul lewat sebuah pelatihan. Salah satunya seperti program digital science.
Tujuan peningkatan sumber daya manusia di Jawa Timur ini juga sejalan dengan WSU yang ingin bekerja sama dengan Kadin Jatim.
Prof. Tommy Kaihatu selaku Wakil Ketua Umum Bidang Perdagangan Internasional & Promosi Luar Negeri Kadin Jatim menjelaskan bahwa kedua belah pihak sama-sama memerlukan kolaborasi ini.
Kerja sama tersebut diharapkan dapat membantu mengembangkan sumber daya manusia sebagai upaya dalam melakukan hilirisasi sumber daya alam.
Ia menerangkan bahwa progres hilirisasi di provinsi ini sudah cukup bagus. Yakni mencapai angka 30 persen.
Menurutnya, hal tersebut memerlukan sumber daya yang memadai sehingga nantinya saat hilirisasi berjalan maka ada banyak pula tenaga terampil yang diperlukan.
Pada kolaborasi kali ini, kedua pihak tersebut akan menciptakan Roudmap sistem pendidikan. Tepatnya dengan menyingkronkan kurikulum WS sesuai kebutuhan industri hilir.
Western Sidney University nantinya akan membuat kursus singkat selama 6 bulan sampai 1 tahun. Kemudian akan membuka juga konsultasi di bidang industri.
Kadin Jatim berharap agar program ini berjalan dengan baik sehingga mampu membuka investor-investor asal Australia.
WSU akan membuka cabangnya di Pakuwon Tower di Surabaya. Nantinya kampus fase pertama dapat menampung hingga 1.000 mahasiswa.
Kemudian fase kedua mampu memfasilitasi hingga 1.700 sampai dengan 2.000 orang mahasiswa.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi