

inNalar.com – PT Kalbe Farma Tbk mengokohkan reputasinya sebagai perusahaan farmasi Asia usai menggandeng Genexine, emiten klinis terkemuka asal Korea Selatan.
Buah kerja sama di antara kedua perusahaan farmasi terkemuka itu di antaranya adalah terbentuknya sebuah perusahaan bioteknologi baru.
Perusahaan bioteknologi yang dibentuk dari hasil patungan dua negara tersebut bernama Kalbe Genexine Biologics atau KGBio.
Adapun KGBio mendapatkan patungan modal dari Kalbe sebesar USD 5,5 miliar dan Genexine sebesar USD 1,3 miliar.
Rupanya perusahaan bioteknologi tersebut langsung menarik perhatian Emiten ekuitas Amerika Serikat (AS), General Atlantic.
General Atlantic diketahui memberikan sokongan dana KGBio sebesar USD 55 juta.
Penanaman modal itu digelontorkan emiten ekuitas AS guna mempercepat ekspansi uji klinis produk biologi beserta inovasinya.
Selain itu juga sebagai upaya meningkatkan kapasitas dari fasilitas produksi obat biologi yang semakin prospektif perannya selama 20 tahun terakhir.
Melalui pendirian perusahaan bioteknologi ini, PT Kalbe farma Tbk dan Genexine berupaya menguatkan perannya dalam industri pengembangan obat biologi dan biosimilar di kawasan pasar Asia Tenggara.
Baca Juga: Proyeksi Anggarannya Rp10 Triliun, UEA Tertarik Lakukan Investasi Proyek Kereta Bawah Tanah di Bali
Sejak berdirinya di tahun 2016, KGBio mendapatkan suntikan modal lanjutan dari general Atlatic Singapore dan Johannes Setijono pada tahun 2021 silam.
Dengan demikian, susunan kepemilikan saham KGBio digenggam oleh PT Kalbe farma Tbk sejumlah 707.023 saham dengan porsi dominan 64,08 persen.
Kemudian Genexine Inc diketahui mengisi porsi 20,05 persen dengan kepemilikan sejumlah 221.230 saham.
Baca Juga: Kucurkan Dana Rp76,6 Miliar, Tambak Udang Seluas 80 Ha di Karawang Jawa Barat Dimodifikasi
Dilanjutkan pemegang saham dari emiten ekuitas AS, General Atlantic sejumlah 168.923 saham dengan porsi 15,31 persen.
Sementara pemegang saham terakhir, yaitu Johannes Setijono dengan kepemilikan 6.208 saham atau 0,55 persen.
Sebagai selingan informasi, Johannes Setijono ini adalah seorang President Commisioner PT Kalbe Farma Tbk.
Melansir dari situs KGBiologics, perusahaan andal ini memfokuskan riset dan inovasi medis berbasis biologis meluas hingga Amerika Serikat dan Kanada, Eropa Barat, hingga Tiongkok.
Perusahaan patungan ini dibentuk salah satunya adalah untuk memperluas jangkauan pasar, utamanya ke area Asia Tenggara.
Pesatnya gerak strategis perusahaan farmasi nasional ini rupanya juga didukung oleh adanya perhatian penuh dari pemerintah melalui Kementerian Perindustrian.
Terbukti deretan pabrik farmasi dan alkes besutan PT Kalbe Farma Tbk berhasil berdiri di Cikarang, Bekasi. ***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi