Emiten AS Investasi USD 55 juta, PT Kalbe Farma Gaet Genexine Asal Korsel Bentuk Perusahaan Bioteknologi, Siapa Pemegang Saham Dominan?


inNalar.com –
PT Kalbe Farma Tbk mengokohkan reputasinya sebagai perusahaan farmasi Asia usai menggandeng Genexine, emiten klinis terkemuka asal Korea Selatan.

Buah kerja sama di antara kedua perusahaan farmasi terkemuka itu di antaranya adalah terbentuknya sebuah perusahaan bioteknologi baru.

Perusahaan bioteknologi yang dibentuk dari hasil patungan dua negara tersebut bernama Kalbe Genexine Biologics atau KGBio.

Baca Juga: Telan Dana Rp500 Miliar, Pabrik Farmasi Besutan PT Kalbe Farma di Cikarang Bekasi Ini Gunakan Teknologi Robotik, Produksi Apa?

Adapun KGBio mendapatkan patungan modal dari Kalbe sebesar USD 5,5 miliar dan Genexine sebesar USD 1,3 miliar.

Rupanya perusahaan bioteknologi tersebut langsung menarik perhatian Emiten ekuitas Amerika Serikat (AS), General Atlantic.

General Atlantic diketahui memberikan sokongan dana KGBio sebesar USD 55 juta.

Baca Juga: Nilai Investasi Rp200 Miliar, Pabrik Alkes Deteksi Dini Kanker di Jakarta Ini Dibangun Perusahaan Farmasi Terbesar se-Asia Tenggara, Siapa?

Penanaman modal itu digelontorkan emiten ekuitas AS guna mempercepat ekspansi uji klinis produk biologi beserta inovasinya.

Selain itu juga sebagai upaya meningkatkan kapasitas dari fasilitas produksi obat biologi yang semakin prospektif perannya selama 20 tahun terakhir.

Melalui pendirian perusahaan bioteknologi ini, PT Kalbe farma Tbk dan Genexine berupaya menguatkan perannya dalam industri pengembangan obat biologi dan biosimilar di kawasan pasar Asia Tenggara.

Baca Juga: Proyeksi Anggarannya Rp10 Triliun, UEA Tertarik Lakukan Investasi Proyek Kereta Bawah Tanah di Bali

Sejak berdirinya di tahun 2016, KGBio mendapatkan suntikan modal lanjutan dari general Atlatic Singapore dan Johannes Setijono pada tahun 2021 silam.

Dengan demikian, susunan kepemilikan saham KGBio digenggam oleh PT Kalbe farma Tbk sejumlah 707.023 saham dengan porsi dominan 64,08 persen.

Kemudian Genexine Inc diketahui mengisi porsi 20,05 persen dengan kepemilikan sejumlah 221.230 saham.

Baca Juga: Kucurkan Dana Rp76,6 Miliar, Tambak Udang Seluas 80 Ha di Karawang Jawa Barat Dimodifikasi

Dilanjutkan pemegang saham dari emiten ekuitas AS, General Atlantic sejumlah 168.923 saham dengan porsi 15,31 persen.

Sementara pemegang saham terakhir, yaitu Johannes Setijono dengan kepemilikan 6.208 saham atau 0,55 persen.

Sebagai selingan informasi, Johannes Setijono ini adalah seorang President Commisioner PT Kalbe Farma Tbk.

Baca Juga: Keruk Biaya Rp3 Triliun, Kalimantan Selatan Bakal Punya Bendungan Baru Tapi Masih Terganjal Masalah Lahan, Target Proyeknya…

Melansir dari situs KGBiologics, perusahaan andal ini memfokuskan riset dan inovasi medis berbasis biologis meluas hingga Amerika Serikat dan Kanada, Eropa Barat, hingga Tiongkok.

Perusahaan patungan ini dibentuk salah satunya adalah untuk memperluas jangkauan pasar, utamanya ke area Asia Tenggara.

Pesatnya gerak strategis perusahaan farmasi nasional ini rupanya juga didukung oleh adanya perhatian penuh dari pemerintah melalui Kementerian Perindustrian.

Baca Juga: Sempat Jual Aset Rp275 Miliar Untuk Bayar Utang, Begini Strategi PT Nusa Palapa Gemilang Tbk Bisa Raih Pertumbuhan Kinerja

Terbukti deretan pabrik farmasi dan alkes besutan PT Kalbe Farma Tbk berhasil berdiri di Cikarang, Bekasi. ***

 

Rekomendasi