Serap Investasi Senilai Rp300 Miliar, Proyek Jembatan Mangkrak di Kutai Barat, Kalimantan Timur Ditargetkan Masuk Tahap Perencanaan Pada Tahun Ini

inNalar.com – Tidak lama ini terdengar kabar bahwasannya Pemerintah Pusat akan kembali melanjutkan proyek jembatan mangkrak di Kabupaten Kutai Barat (Kubar), Kalimantan Timur.

Pemerintah Pusat meminta Pemerintah Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur untuk membuat rencana baru terkait pembangunan Jembatan Aji Tulur Jejangkat (ATJ) yang dulunya mangkrak itu.

Diketahui, proyek Jembatan Aji Tulur Jejangkat di Kutai Barat telah lama mangkrak sejak tahun 2015 lalu.

Baca Juga: Progres Membaik, Proyek Bandara Rp4,3 Triliun di Kalimantan Timur Ini Ditarget Segera Lakukan Uji Coba, Kapan?

Proyek jembatan yang berlokasi di Kelurahan Melak Ilir, Kecamatan Melak tersebut pembangunannya mulai dilaksanakan sejak tahun 2012.

Sebagaimana hasil penelusuran informasi yang didapat, ternyata proyek jembatan di Kecamatan Melak itu terpaksa berhenti karena terdapat dugaan tindak pidana korupsi terkait anggarannya.

Selain informasi tersebut, adapula yang menyebutkan bahwa proyek tersebut mangkrak dikarenakan adanya pengurangan penerimaan daerah pada tahun 2016, sehingga proyeknya tidak dapat diselesaikan dengan baik.

Baca Juga: Kucurkan Rp63 Miliar! Bendungan Mangkrak di Kalimantan Timur yang Libatkan Banyak Pihak Malah Tak Beroperasi, Mengapa?

Sebelumnya, proyek jembatan di Kalimantan Timur tersebut telah menyerap dana investasi senilai Rp300 miliar.

Namun, setelah terdeteksi tindakan pidana korupsi pada proyek, proyek tersebut harus terpaksa harus dihentikan.

Kemudian setelah itu, terjadilah putus kontrak dengan pihak kontraktor, yakni PT Waskita Karya (Persero) pada tahun 2016.

Baca Juga: Genggam Kontrak Rp2,87 Triliun, PT Sumber Global Energy (SGER) Andalkan Tambang Batu Bara di Kalimantan Timur Guna Pasok PLTU Song Hau 1 di Vietnam

Sehingga, hingga kini, pengerjaan proyek infrastuktur jalur penghubung tersebut harus mengalami kemangkrakan.

Namun tidak lama, setelah mendapatkan laporan dari Pemerintah Kabupaten Kutai Barat, kabarnya pada tahun 2024 ini Pemerintah Pusat sudah mulai masuk perencanaan dan pengerjaan fisik proyek.

Proyek jembatan yang telah lama mangkrak itu, ternyata telah ditargetkan pemerintah untuk masuk ke tahap perencanaan pada tahun 2024 ini.

Baca Juga: Berjarak 23 Km dari Titik 0 IKN, Bandara Baru di Kalimantan Timur Ini Bakal Uji Coba Juli 2024, Luas Terminalnya 7.350 Meter

Menurut informasi yang dikutip dari laman web setda.kutaibaratkab.go.id, dijelaskan bahwa untuk menyelesaikan pembangunan Jembatan Aji Tulur Jejangkat (ATJ) diperlukan anggaran senilai Rp243 miliar.

Keberadaan Jembatan ATJ sendiri memang sangatlah startegis.

Di mana, keberadaannya akan menghubungkan kawasan pengembangan strategis nasional, Kutai Barat, dan Kukar, serta Kawasan Strategis Kabupaten Mahakam Ulu.

Baca Juga: Bentuknya Tak Lazim, Proyek Rp973 Miliar di Kalimantan Timur Ini Siap Bikin Kaum Muslim Tercengang, Intip Konsepnya!

Sekali kali, dengan adanya jembatan ATJ di Kutai Barat, Kalimantan Timur akses antara daerah maupun provinsi akan lebih mudah dari biasanya.

Sehingga, perekonomian di sekitar jembatan maupun sekitarnya dipastikan akan mengalami perkembangan yang pesat.*** 

Rekomendasi