

inNalar.com – Beberapa tahun terakhir, Kementerian PUPR terus menggesa pembangunan bendungan dan embung di berbagai wilayah.
Salah satu yang banyak mengundang perhatian adalah infrastruktur yang berada di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.
Namanya adalah Embung Wanakaya. Tampungan air raksasa ini berada di tengah luasnya hamparan persawahan.
Keberadaannya di tengah area pertanian memang diperuntukkan sebagai solusi krisis air yang sering melanda para petani.
Sehingga embung ini dibangun untuk menjadi suplair air ke 777 hektare lahan pertanian.
Selain itu, saat kemarau tiba Embung Wanakaya menjadi tampungan air andalan guna mengatasi kekeringan.
Baca Juga: Anggarannya Rp21,7 Triliun, Jalan Tol Lhokseumawe-Sigli Dicabut dari PSN, Begini Respon Kadin Aceh
Adapun kapasitas tampungan airnya diketahui mencapai 101.800 meter kubik, dikutip dari Antara.
Rupanya kolam raksasa ini tidak hanya sekadar tampungan air untuk simpanan pengairan lahan sawah saja.
Dengan mengerahkan anggaran APBN, Kementerian PUPR menghabiskan biaya sebesar Rp32,4 miliar.
Embung cantik yang menyempil di tengah hamparan sawah hijau Indramayu ini dibangun selama setahun lamanya.
Keberadaan Embung Wanakaya sempat menyita perhatian warga lantaran pemandangan alam khas yang disajikan mengesankan kearifan lokal khas pedesaan.
Tidak hanya itu, ternyata di samping fungsi ekonomi yang berhasil menebar manfaatnya ada pula fasilitas jogging track.
Sehingga warga pun tertarik untuk beraktivitas di sekitar infrastruktur penampungan air ditambah dengan sejuknya hawa segar alam yang memesona.
Dengan sajian nuansa khas alamnya, kolam raksasa ini berhasil menjadi destinasi wisata baru bagi warga sekitar.
Keindahan alam beserta fasilitas lengkap Itulah yang banyak mengundang warga berdatangan.
Sebagai informasi, Embung Wanakaya ini dibangun dengan dua tahapan.
Tahapan pertama dilaksanakan pada tahun 2021. Pengerjaannya meliputi pembuatan intake, inlet dan outlet.
Kemudian pembangunan rumah pompa, pengerjaan tanah, hingga memasang pipa sebagai penyalur air ke titik tujuannya.
Tahapan kedua dikerjakan pada tahun 2022. Pengerjaannya meliputi revetment, pancang minipile, membangun jalan inspeksi, dan lain-lain. ***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi