Menelan Dana hingga Rp103,7 Miliar, Pembangunan Flyover di Magelang Ini Dibangun Awal Tahun 2024, Pelaksananya…

inNalar.com – Magelang merupakan salah satu daerah di Jawa Tengah dengan kelengkapan infrastruktur yang memadai.

Salah satunya berupa flyover yang nantinya dibangun pada awal tahun ini.

Dilansir inNalar.com dari lpse.pu.go.id, pelaksana konstruksi dipercayakan kepada pemenang tender yakni PT Yasa Patria Perkasa.

Baca Juga: Ngebet Boyong Gelandang Baru di Bursa Transfer Kali Ini, Barcelona Mulai Main Mata dengan ‘Besi Tua’ Arsenal

Proyek tersebut nantinya akan dikenal oleh masyarakat dengan nama Flyover Canguk.

Lokasi pembangunannya di Rejowinangun Utara, Kec. Magelang Tengah, Kota Magelang, Jawa Tengah.

Nantinya, flyover ini dibangun dengan lebar 16 meter, panjang 16 meter, dan tinggi 5,2 meter.

Baca Juga: Angkut 30 Ton Bijih per Gerbong, Freeport Kerahkan Kereta Listrik Tanpa Awak Untuk Tambang Bawah Tanah di Mimika, Sukses Tekan Emisi hingga…

Pembangunan kontruksinya juga mencakup tiang bor sekan sekunder yang memiliki diameter 80 centimeter.

Kemudian, ada pula tiang bor sekan primer yang memiliki diameter 80 centimeter.

Lalu, terdapat proses pengerasan beton semen serta tiang bor beton berdiameter 800 milimeter.

Baca Juga: Bertahun-Tahun Molor, Pembangunan Bandara Terbesar Rp2,6 Triliun di Jawa Barat Ternyata Digagas Sejak Era Megawati

Sementara itu, pada dinding jalannya terdapat ukiran tertentu yang berbetuk ketupat.

Rencananya, pembangunan flyover canguk akan dilakukan dengan dua jalur yaitu dari arah Semarang menuju Yogyakarta dan sebaliknya.

Pembangunan flyover ini dilakukan untuk mengatasi kemacetan di Jalan Urip Sumoharjo maupun jalan Soekarno-Hatta.

Baca Juga: Sempat Disebut Mangkrak, Bandara Terbesar ke-2 di Indonesia Akhirnya Mulai Beroperasi Lagi, Lokasinya…

Selain itu, jalan tersebut juga banyak dilintasi kendaraan besar yang menjadikan kemacetan semakin menjadi-jadi.

Biaya yang dibutuhkan untuk pembangunan flyover ini juga tidak sedikit mencapai ratusan miliar.

Dana yang dibutuhkan untuk merealisasikan infrastruktur ini mencapai Rp103,7 miliar.***

 

Rekomendasi