Habiskan Anggaran Rp2,3 Triliun, Terminal Baru Bandara di Banjarbaru Ini Berkapasitas 7 Juta Penumpang per Tahun

inNalar.com – Banjarbaru merupakan salah satu daerah yang menjadi pusat pemerintahan di Kalimantan Selatan dengan tingkat perekonomian yang maju.

Hal tersebut terbukti dari adanya salah satu bandara terbesar di Kalimantan Selatan yang dikenal dengan nama Bandara Internasional Syamsudin Noor.

Lokasinya berada di jl. Angkasa, Landasan Ulin Utara, Kec. Landasan Ulin, Kota Banjar Baru, Kalimantan Selatan.

Baca Juga: Habiskan Dana Rp9,4 Miliar, Pondok Baru di Madiun Ini Dihuni oleh pada Lansia, Tujuannya…

Beberapa tahun belakangan, Bandara Syamsudin Noor mengalami revitalisasi.

Revitalisasi tersebut berupa terminal baru yang memiliki luas sebesar 77.569 meter persegi.

Dilansir inNalar.com dari kppi.go.id, Terminal baru berkapasitas 7 juta penumpang per tahun.

Baca Juga: Guyur Rp170,98 Miliar, Kementan Pasok Bantuan Pertanian ke Provinsi Aceh, Bantu Tingkatkan Produksi Jagung dan Padi

Kapasitas tersebut 5 kali lebih besar dibandingkan dengan terminal lama yang hanya berkapasitas sebesar 1 juta penumpang per tahun.

Pengembangan ini merupakan salah satu upaya yang dilakukan pemerintah untuk menambah daya tampung bandara.

Mengingat, terjadi pergerakan penumpang yang tumbuh hingga 10 persen.

Baca Juga: Instalasi Pengolahan Air Limbah Domestik (IPALD) di Palembang Sumatera Selatan Senilai Rp1,32 Triliun Ini Terapkan 3 Jenis Teknologi, Apa Saja?

Revitalisasi ini ditunjang dengan 42 unit konter check-in, 4 conveyor belt, dan ruang tunggu seluas 5.185 meter persegi.

Selain itu, ada pula lahan parkir seluas 34.360 meter persegi untuk kendaraan roda empat dan 2.420 meter persegi untuk kendaraan roda dua.

Dibangun pula terminal kargo baru yang memiliki kapasitas 44.000 ton per tahun dari 22.297 ton per tahun.

Baca Juga: Ikat Dana Rp1,32 Triliun, Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik (SPALD-T) di Palembang Sumatera Selatan Ini Hasil Kolaborasi RI – Australia

Sementara itu, apron bertambah menjadi 129.812 meter persegi dan mampu menampung 16 pesawat narrow body.

Alami perkembangan yang cukup pesat melalui revitalisasi ini, tak heran bila biaya yang dibutuhkan sangat besar.

Untuk merealisasikan proyek revitalisasi ini, pemerintah mengucurkan dana hingga Rp2,3 triliun.*** 

Rekomendasi