

inNalar.com – Menjadi pusat pemerintahan provinsi Jawa Timur, di Surabaya terdapat banyak tempat wisata yang menarik untuk dikunjungi dan salah satunya adalah wisata religi.
Salah satu tempat wisata religi ini dikenal oleh masyarakat dengan nama Kampung Dresmo.
Lokasinya berada di Jl Sidosermo II No.18, Sidosermi, Kecamatan Wonocolo, Kota Surabaya.
Dilansir inNalar.com dari bappedalitbang.surabaya.go.id, setidaknya di kampung ini terdapat 30 pesantren.
Bisa dibilang kampung Ndresmo sengaja dirancang sebagai pondok tempat tinggal para santri.
Awalnya, sebelum kampung ini menjadi kumpulan pondok pesantren seperti sekarang hanya lah berupa rumah kecil yang dihuni beberapa santri Sayyid Ali Akbar.
Sayyid Ali Akbar sendiri merupakan cicit dari Sunan Gunung Jati Cirebon, Jawa Barat.
Sayyid Ali Akbar dan saudaranya pergi ke Jawa Timur dan bermaksud untuk menimba ilmu di pondok pesantet Sunan Ampel, Surabaya.
Kemudian, Sayyid Ali Akbar mendirikan pondok pesantrennya sendiri dan sejak zaman Belanda kampung Ndresmo menjadi pusat pondok pesantren.
Uniknya, di kampung ini terdapat panggilan khusus untuk para keturunan Sayyid Ali Akbar.
Baik laki-laki atau perempuan yang merupakan keturunan Sayyid Ali Akbar dipanggil dengan sebutan ‘mas’.
Ada pula adat kebudayaan khusus di kampung ini yang masih eksis yakni Manten Pegon, prosesi mengarak anak khitan.
Baca Juga: Kucurkan Dana Rp76,6 Miliar, Tambak Udang Seluas 80 Ha di Karawang Jawa Barat Dimodifikasi
Kini, kampung Dresmo telah berkembang menjadi salah satu wisata religi di Surabaya.
Di kawasan Dresmo dalam terdapat banyak rumah kuno serta langgar dan masjid.
Salah satu tempat ibadah tersebut diantara adalah Mushola Al Badar.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi