

inNalar.com – Dalam rangka pemenuhan kebutuhan air minum bagi masyarakat Indonesia, maka Kementerian PUPR berambisi untuk membangun beberapa Sistem Penyediaan Air Minum di Indonesia dan salah satunya ada di Binjai.
Sistem Penyediaan Air Minum di Binjai ini dikenal dengan nama SPAM Mebidang.
Lokasinya berada di Jalan Sibayak, Kecamatan Binjai Selatan, Kota Binjai, Sumatera Utara.
Pembangunannya dimulai pada tahun 2021 dan rampung, serta diresmikan pada paruh kedua tahun 2023 lalu.
Pembangunan IPA SPAM Mebidang ini dipercayakan kepada PT Adhi Karya.
Pada tahap I dilakukan pembangunan Intake Air Baku oleh Dirjen Sumber Daya Air melalui Balai Wilayah Sungai Sumatera II dengan kapasitas 2.300 liter per detik.
Baca Juga: Berdiri sejak 1890-an, Masjid Tertua di Balikpapan Ini Ternyata Pernah Dijatuhi Bom, Tapi…
Kemudian dilakukan pula instalasi pipa transmisi air baku dengan diameter 900 mm.
Dilansir inNalar.com dari pu.go.id, sumber air baku SPAM Mebidang berasal dari Sungai Bingei.
Dengan adanya fasilitas penyedia air ini, maka dapat memenuhi kebutuhan air bersih di 3 daerah sekaligus.
3 daerah yang nantinya dipenuhi kebutuhan air bersihnya oleh SPAM ini meliputi Medan, Binjai, Deliserdang.
Sistem Penyediaan Air Minum untuk 3 daerah tersebut miliki kapasitas 1.100 liter per detik.
Dengan kapasitas tersebut, SPAM ini bisa digunakan untuk 88.000 sambungan rumah.
88.000 sambungan rumah tersebut terbagi ke Kota Medan sebanyak 60.000 sambungan rumah.
Kemudian, Kota Binjai sebanyak 12.000 sambunga rumah dan Kabupaten Deli Serdang sebanyak 16.000 sambungan rumah.
Bisa dibilang dengan kapasitas tersebut, SPAM ini mampu melayani kebutuhan air bersih 440.000 jiwa.
Dengan manfaat tersebut, tak heran bila pemerintah rela menggelontorkan dana ratusan miliar untuk SPAM ini.
Diketahui dana yang dibutuhkan untuk membangun SPAM ini mencapai Rp948 miliar.
Sumber pendanaannya merupakan kerja sama antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota.***