Pangeran William Tegaskan Belum Menerima Kemungkinan Pangeran Harry untuk Kembali ke Kerajaan

inNalar.com – Pangeran Willian masih belum menerima kemungkinan saudara laki-lakinya, Pangeran Harry kembali ke kerajaan.

Pangeran Wales dan Duke of Sussex sempat berselisih sebelum Harry mundur dari tugas kerajaannya.

Namun, hal tersebut semakin parah setelah memoar Harry yang mengejutkan menggambarkan para bangsawan, terutama William, secara negatif.

Baca Juga: Mesir Bakal Dirikan Pusat Logistik di Rafah untuk Fasilitasi Bantuan ke Jalur Gaza

Hal tersebut membuat keretakan antara saudara kandung kerajaan semakin memburuk.

Dilansir inNalar.com dari thenews.com.pk, William tidak memiliki rencana untuk memperbaiki hubungannya dengan saudara kandungnya itu.

Dinamika Pangeran Harry dengan para bangsawan tampaknya berubah ketika ia mengunjungi Raja Charles III yang menderita kanker.

Baca Juga: Episode Final ‘Knight Flower’ Memecahkan Rekor Rating Tertinggi dari Semua Drama Jumat-Sabtu dalam Sejarah MBC

Harry menyebutkan bahwa banyak pekerjaannya yang akan membawanya kembali ke Inggris.

Hal tersebut menimbulkan spekulasi bahwa ia mungkin akan melanjutkan beberapa tugas kerajaan mengingat masalah kesehatan raja.

Menanggapi hal tersebut, Willian secara tegas bahwa dirinya sendiri akan mengambil lebih banyak tugas jika diperlukan.

Baca Juga: Inilah 8 Dosa Terhadap Anjingmu yang Mungkin Sudah Kamu Lakukan Tanpa Sadari, Ada yang Bisa Mengancam Nyawa!

Hal itu dilakukan karena menurutnya Harry dan Meghan ‘tidak dapat dipercaya’.

Sangat jelas dan jelas bahwa William tidak akan mengizinkan Harry kembali.

Sebelumnya, William dan raja juga dikabarkan mengadakan pertemuan tatap muka di Sandringham.

Baca Juga: Luas Area Tanamnya 817.536 Hektare, Ternyata Ini Perusahaan yang Genggam Perkebunan Kelapa Sawit Terbesar di Indonesia, Namanya…

Maka dari itu, “tidak ada peluang” untuk kembalinya Pangeran Harry ke kerajaan.

Sebagai informasi, temuan kanker pada Raja Charles III diketahui saat raja tengah melakukan perawatan medis untuk pembesaran prostat pada Januari 2024.

Meskipun begitu, istana sendiri belum mengkonfirmasi terkait tipe dan stadium kanker pada Raja Charles III.***

Rekomendasi