

inNalar.com – Pastinya setiap penyayang kucing tidak ingin hewan peliharaannya sakit hingga terlihat lemas sulit bergerak, bukan?
Tahukah bahwa sebenarnya si mpus biasanya akan menunjukkan sederetan tanda-tanda khusus yang bisa kita deteksi lebih dini.
Lebih cepat kita menanganinya, tentu saja ongkos pengobatan yang dikeluarkan akan semakin minim.
Begitu pula semakin cepat si mpus ditangani oleh dokter hewan, maka recovery dan peluang sembuh bisa semakin besar.
Jadi sebagai bentuk antisipasi dini dari pemilik hewan menggemaskan ini, yuk simak pertanda kucing sakit menurut dokter hewan.
Drh Lavinta Viena membagikan pengetahuannya mengenai ciri-ciri khusus kucing sakit melalui akun YouTube resminya.
Baca Juga: Trading Gratis Tanpa Deposit, Apakah Bisa?
Inilah 10 tanda-tanda kucing sakit yang bisa kita deteksi sejak dini sebelum berakibat fatal.
Jika hewan peliharaanmu mengalami satu atau dua ciri-ciri yang masuk kategori yang disebutkan disarankan untuk segera ditangani oleh dokter hewan.
Pertama, si mpus yang terlihat gembul dan aktif tiba-tiba menurun nafsu makannya atau bahkan menolak untuk makan.
Baca Juga: Lee Jin Wook Sedang Mempertimbangkan Comeback Drama Romantis Terbaru Berjudul ‘To My Harry’
Layaknya manusia yang tidak nafsu makan, ternyata ketika kucingmu mengalami fase ini itu berarti ada sesuatu yang tidak enak di badannya.
Penurunan nafsu makan adalah sinyal kuat bagi para pemilik kucing untuk segera mencari tahu kondisi hewan peliharaannya agar mendapat penanganan segera.
Kedua, ciri-ciri kucing sakit yang satu ini tentunya akan sangat terlihat kontras dari pola aktivitas si mpus biasanya.
Baca Juga: Krisis Kesehatan di Gaza Bisa Menewaskan Sekitar 8.000 Orang Lagi pada Enam Bulan Kedepan
Apabila kucingmu tiba-tiba terlihat lemas dan seperti tidak berminat untuk bermain seperti biasanya, ini bisa menjadi pertanda kesehatannya memburuk.
Ketiga, si meong akan melakukan tingkah laku yang aneh atau abnormal behaviour.
Biasanya untuk pertanda yang satu ini hanya pemilik kucing yang paham perubahan drastisnya.
Contoh mudahnya seperti ketika biasanya si meong sangat friendly terhadap pemiliknya, tetapi tiba-tiba menjauh dan menyendiri.
Kondisi ini bisa jadi pertanda khusus bagi pemiliknya untuk mencari tahu bagaimana kondisi kesehatan hewan kesayangannya.
Sebaliknya jika keseharian si mpus pendiam, tetapi tiba-tiba berubah menjadi kucing yang banyak mengeong atau cenderung cerewet.
Baca Juga: Ingin Pelihara Anabul tapi Takut? Ini 5 Anjing Terbaik Untuk Pemula yang Perawatannya Mudah
Bisa jadi hewan kesayanganmu sedang ingin mengungkapkan sesuatu bahwa ada yang membuat tubuhnya tidak terasa nyaman.
Keempat, over grooming. Terlihat sepele bahkan kita menangkapnya sebagai naluri alamiahnya yang dikenal suka kebersihan.
Namun terlalu banyak grooming juga bisa jadi sinyal kuat bahwa kucing peliharaanmu sedang sakit.
Baca Juga: Mengenal Kucing Burma, Ras Anabul Hybrid yang Cerdas dan Ramah, Seperti Apa Penampakannya?
Apalagi kalau sudah terlihat menggaruk secara berlebihan di area telinga atau badannya yang lain.
Waspada dengan penyakit tungau atau kutu pada kucing perlu diantisipasi sejak dini.
Kelima, tanda kucing yang satu ini sangat terlihat yaitu ada cairan yang keluar dari hidung, telinga, dan matanya.
Baca Juga: Mengenal Kepribadian Kucing Dari Warna Bulu, Benarkah Si Oren Paling Bar-Bar?
Cairan yang mengalir dari beberapa organ vitalnya ini menjadi sinyal paling kuat bagi para pemilik untuk segera membawanya ke dokter hewan agar mendapatkan pengobatan dan penanganan khusus.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi