

inNalar.com – Muntah pada kucing termasuk salah satu tanda-tanda termudah yang bisa dikenali saat mereka sedang sakit.
Namun ternyata ada banyak jenis muntah pada hewan ini yang cukup berbahaya sehingga perlu mewaspadainya.
Hal tersebut karena memang ada beragam penyebab muntah ini terjadi.
Sebagai pemilik yang baik, penting untuk tidak menyepelekan hal tersebut.
Pasalnya, bisa saja hal ini menjadi sebuah masalah paling berbahaya serta menjadi tanda masalah kesehatan paling serius.
Seperti akibat keracunan makanan, adanya parasit, hingga gangguhan pada pencernaan.
Melansir dari akun TikTok @nanovet.os, berikut merupakan 4 jenis muntah kucing tersebut:
1. Muntah Makanan
Hal tersebut umumnya terjadi akibat mereka terlalu banyak atau terlalu cepat makan.
Sangat mudah untuk mengetahui ciri-cirinya karena muntahannya berupa makanan berbentuk padat.
Makanan tersebut sebenarnya belum sempat dicerna oleh mereka.
2. Muntah Bulu
Kebanyakan orang juga mengenalnya dengan sebutan hairball.
Muntah bulu sendiri bisa terjadi akibat terlalu banyak gumpalan bulu yang menyumbat perut anabul.
Hal ini sebenarnya tidak terlalu berbahaya karena umum terjadi ketika kucing memiliki bulu cukup lebat.
Terlebih anabul juga biasanya kerap menjilat bulunya dengan tujuan membersihkan tubuh dari kotoran.
Itulah mengapa bulu-bulu ini bisa tertetan dan terjebak di perutnya.
3. Muntah Darah/Buih/Hijau
Jenis muntah yang satu ini tergolong paling berbahaya dibandingkan lainnya.
Biasanya terjadi akibat jangkitan virus salah satunya seperti parvo.
Jika hal ini sudah terjadi pada anabul kesayangan maka penting segera membawanya untuk melakukan perawatan.
Baca Juga: Jadi Boros Gegara Pelihara Anabul? Ini Dia Tips Menghemat Pasir Kucing Biar Awet
4. Muntah Kuning
Berikutnya terjadi karena perut kucing masih dalam keadaan kosong sehingga yang keluar berasal dari cairan empedu mereka.
Keadaan ini umumnya bisa terjadi ketika mereka belum makan sama sekali selama 24 jam atau lebih.
Hanya saja, warna kuning tersebut bisa menjadi tanda lain seperti adanya gejala penyakit yang diderita anabul.
Oleh karena itu, perlu segera membawanya periksa ke dokter hewan.***