

inNalar.com – Seperti halnya di Indonesia, Jepang juga menyimpan cerita rakyat yang unik.
Salah satu kisah rakyat yang populer di sana adalah kucing pembawa keberuntungan yang disebut Maneki Neko.
Maneki Neko adalah patung kucing pembawa keberuntungan yang dipercayai oleh sebagian orang Jepang dan Tionghoa.
Baca Juga: Kucing Sering Berkelahi dengan Mpus Tetangga? Simak 4 Fakta Dibalik Pertengkaran Anabul
Banyak legenda Jepang yang menceritakan tentang asal usul maneki neko pertama kali muncul.
Setidaknya terdapat 3 kisah legenda mengenai kemunculan patung kucing pembawa keberuntungan ini.
3 kisah legenda tersebut diantaranya kuil Goutokuji, legenda Usugumo dari Yoshiwaram dan legenda wanita dari Imado.
Baca Juga: Penting! Tekstur Permukaan Lidah Kucing Kasar Seperti Amplas, Apa Alasan dan Fungsinya?
Bersumber dari kanal Youtube X SCIENCE, akan dibahas mengenai sejarah maneki neko.
Terlepas dari 3 kisah legenda yang berbeda tersebut, ternyata ketiganya memiliki kesimpulan makna yang sama.
Kesimpulannya yakni patung kucing Maneki Neko dipercaya dapat memebawa keberuntungan.
Baca Juga: Anabul Mageran, Coba Cara Ini Agar Kucing Peliharaanmu Auto Rajin Olahraga
Maneki Neko pertama kali muncul pada tahun 1876 dimana terdapat beberapa cerita rakyat yang menjelaskan bahwa gerakan patung yang melambai-lambai berasal dari gerakan kucing yang sedang mencuci wajahnya.
Kepercayaan Jepang menyatakan bahwa kucing yang sedang mencuci wajahnya memberikan pertanda bahwa pengunjung akan segera tiba.
Namun, menurut kepercayaan pepatah Tiongkok menyatakan bahwa kucing yang sedang mencuci wajahnya merupakan pertanda akan turun hujan.
Maka dari itu, timbulah kepercayaan bahwa kucing yang sedang mencuci wajahnya akan mendatangkan pelanggan.
Ternyata ada makna tertentu dari lambaian kucing maneki neko.
Jika yang melambai tangan bagian kiri, maka artinya untuk menarik pelanggan datang.
Sedangkan jika tangan kanan yang melambai, artinya adalah untuk mendatangkan keberuntungan dan uang.***