Keruk Dana Senilai Rp1,3 Triliun, Proyek Double Track Kereta Api Bandung Cicalengka Tak Kunjung Rampung

inNalar.com – Beberapa tahun belakangan, pemerintah tengah membangun double track kereta api Bandung Cicalengka.

Pembangunan Tahap I proyek double track kereta api Bandung Cicalengka dilakukan pada tahun 2020 hingga 2021.

Kemudian, di tahap II pembangunannya dilakukan pada tahun 2022 hingga tahun 2024.

Baca Juga: Lahir dari Kabupaten Pidie, Wilayah yang Dihuni 163 Ribu Jiwa Ini Jadi Lumbung Jagung Aceh

Targetnya, proyek double track kereta api Bandung Cicalengka akan rampung pada semester I 2024.

Pentingnya pembangunan jalur kereta api ini dikarenakan ejumlah ruas lintasan keretanya masih berkelok dan turun.

Hal ini menyebabkan arah dan sudut pandang dari masinis tidak terlalu jauh.

Baca Juga: Miliki Potensi Bauksit Sebesar 21,7 Juta Ton, Kabupaten Ini Jadi Daerah Termiskin di Kalimantan Tengah

Selain itu, terjadinya kecelakaan Kereta Api Turangga dengan Commuter Line Bandung Raya membuat proyek ini sangat dibutuhkan.

Maka dari itu, Kemeterian Perhubungan telah mempercepat pembangunan jalur ganda kereta api atau double track Bandung Cicalengka.

Untuk biaya pembangunan dari proyek ini, pemerintah rela menggelontorkan dana hingga triliunan rupiah.

Baca Juga: 58 km dari Bogor, 1,79 Juta Ton Emas Tersembunyi Dalam Gunung 1.261 Mdpl Ditemukan di Jawa Barat

Dana yang dibutuhkan mencapai Rp1,3 triliun.

Sumber pembiayaan proyek ini sepenuhnya menggunakan dana APBN.

Hingga kini, progres proyek ini mencapai 78,43 persen pada Februari 2024 lalu.

Pembangunan jalur ganda ini tentunya akan meningkatkan kapasitas, keamanan, dan keselamatan perjalanan kereta api.

Rencananya, pembangunan jalur ini juga akan dibarengi dengan peningkatan teknologi persinyalan.

Mengingat di beberapa daerah masih menggunakan persinyalan secara manual.***

Rekomendasi