

inNalar.com – Tampak dari kejauhan, sebilah pedang berukuran raksasa tertancap di atas tebing gunung yang tinggi, terletak di Kabupaten Bandung Barat.
Seketika pedang itu membangkitkan rasa penasaran warga Jawa Barat untuk berkunjung ke puncak gunung tersebut untuk melihatnya secara langsung.
Sebagian menyebut dataran curam yang tinggi itu sebagai bukit, sedangkan ada pula yang menyebutnya sebagai gunung.
Baca Juga: Bikin Gempar! Mendadak Muncul Candi di Tengah Laut Selat Madura, Jawa Timur
Namun memang bentuknya yang berbukit kapur membuat tebing itu tampak beda di antara dataran lainnya di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.
Adapun lokasi tancapan belati besar bisa dijangkau sekitar 1 jam lebih sedikit atau 28 kilometer dari pusat kota Bandung.
Salah seorang presenter dari sebuah kanal YouTube Yer Tan menjadi salah satu sosok yang beruntung dapat melihat keunikan itu secara langsung.
Jalur menuju lokasi yang diburu itu cukup terjal, pelintas perlu menaiki tangga bebatuan curam yang dikelilingi oleh semak belukar di kedua sisinya.
Kesan misterius dengan suasana alam yang sunyi senyap menandakan keberadaan belati raksasa tersebut sangatlah terpencil.
Sesampainya di dekat lokasi pedang raksasa yang tertancap di puncak gunung Bandung Barat tersebut, terlihat ada gubuk reot tidak terurus.
Baca Juga: Proyek Tanggul Raksasa di Demak Keruk Dana hingga Rp700 Triliun, Walhi: Solusi Palsu Krisis Iklim!
Ketika kita mulai bisa melihat pemandangan Padalarang, Jawa Barat dari ketinggian, itu berarti lokasi pedang raksasa yang tertancap sudah semakin dekat.
Rupanya pedang raksasa tersebut berada di tengah rerumputan liar yang tinggi di bagian puncak tebing.
Sebagai informasi, gunung yang menjadi titik lokasi pedang tertancap ini namanya adalah Manik, tepat berada di Kabupaten Bandung Barat.
Sebagian warga menyebutnya dengan Bukit Manik, penyebutan tersebut dikarenakan ketinggiannya yang tidak terlalu melangit seperti gunung.
Menariknya, pedang raksasa tersebut akan tampak memantulkan cahaya dari bulan sehingga terlihat bersinar di malam hari.
Tampilannya seperti pedang berukuran sangat besar yang setengah bagiannya telah menancap di bebatuan berlumut.
Namun perlu diketahui bahwa pedang raksasa tersebut bukanlah asli sebagaimana tampilannya.
Rupanya benda besar ini merupakan tembok yang sengaja dibangun oleh kopasus pada tahun 2004 silam.
Belati super besar ini dijadikan oleh para tentara sebagai titik penanda lokasi latihan panjat tebing.
Tampak pula ada prasasti peresmian yang bertanda tangan Sriyanto selaku Mayjen TNI kala itu.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi