Airnya Bisa Muncul dan Menghilang, Danau di Kabupaten Agam Jadi Surga Ajaib Tersembunyi di Sumatera Barat

inNalar.com – Tidak dipungkiri lagi bahwa Kabupaten Agam memiliki berbagai potensi alam yang menarik.

Kabupaten Agam memiliki garis pantai sepanjang 43 km dan sungai berukuran kecil yang bermuara di Samudera Hindia. 

Lebih dari 38,1 persen luas kabupaten ini, atau sekitar 85 km² merupakan daerah yang masih ditutupi hutan lebat. 

 Baca Juga: Malang Rasa Switzerland, Restoran Estetik di Jawa Timur Ini Suguhkan Vibes Pedesaan Klasik Eropa

Kabupaten Agam memiliki topografi  ketinggian yang sangat bervariasi, yaitu antara 0 meter sampai 2.891 meter di atas permukaan laut dengan gunung Marapi di kecamatan Banuhampu sebagai titik tertinggi. 

Tentunya berbagai potensi alam di wilayah ini bisa menjadi destinasi wisata yang unik dan menarik untuk dikunjungi.

Destinasi wisata alam di daerah ini sangatlah beragam membuatnya kerap dikunjungi wisatawan dari berbagai daerah.

Baca Juga: 50 Km dari Cilacap, Wisata Alam Hutan Pinus di Jawa Tengah Ini Hadirkan Berbagai Spot Menarik: HTMnya Cuma Rp13 Ribu

Salah satu destinasi wisata alam yang unik dan menarik di Kabupaten Agam ini berupa danau.

Danau yang unik ini dikenal oleh masyarakat sekitar dengan nama Danau Tarusan Kamang.

Bersumber dari kanal Youtube Yulman Yidhistira, akan dibahas mengenai danau ini.

Baca Juga: Menyusuri Wisata Alam di Pangandaran dengan Panorama Bak Lukisan yang Dipopulerkan oleh Warga Prancis pada 1993: Dulunya Angker?

Lokasinya berada di Jorong Babukik dan Jorong Halalang, Nagari Kamang Mudiak, Kecamatan Kamang Magek, Kabupaten Agam, Sumatera Barat.

Dari pusa kota Bukittinggi, kalian harus menempuh perjalanan kurang lebih 20 km atau memakan waktu 20 menit perjalanan.

Danau ini menjadi salah satu tempat pengambilan gambar untuk film Tenggelamnya Kapal van der Wijck yang dirilis pada tahun 2013.

Baca Juga: Jangan Kaget! Rumah Duka Termewah se-Jawa Timur Ini Punya Restoran Enak Loh: Lokasinya Dekat Surabaya

Selama ini, danau ini dimanfaatkan masyarakat sekitar untuk budi daya ikan, kubangan kerbau, memancing, dan mandi.

Panorama yang dihadirkan oleh danau Tarusan Kamang sangat lah memukau dan mengagumkan.

Danau Tarusan Kamang dijuluki sebagai danau ajaib karena airnya bisa muncul dan menghilang.

Baca Juga: Hutan Kota GBK di Jakarta, Destinasi Hangout Syahdu Bareng Bestie dengan View Epik Gedung Pencakar Langit

Danau ini hanya akan terisi air pada musim-musim tertentu, selebihnya akan berubah menjadi padang rumput yang luas.

Namun, tidak ada yang bisa memastikan kapan airnya akan muncul kembali, tetapi terdapat tanda-tanda jika danau ini akan terisi.

Jika danau ini akan terisi maka muncul beberapa tanda meliputi lengkingan air mendidih dan terdapat bunyi gemuruh.

Baca Juga: Mau Nongki di Istana Negara? Tempat Ngopi ala Ningrat Harga Merakyat Ini Jadi Meeting Spot Terbaik di Jakarta Pusat

Air danau ini tidak berasal dari aliran sungai, maka dari itu mengalami pasang dan surut karena terdapat air yang muncul dari sela-sela bebatuan.

Perlu diketahui bahwa daerah ini merupakan zona patahan Sumatera bagian Timur yang menyebabkan air dapat mengalami pasang dan surut sewaktu-waktu.

Ditengah-tengah danau ini terdapat gundukan tanah seperti bukit kecil.

Baca Juga: Ada di Lereng Pegunungan Dieng, Desa Seluas 1190 Ha di Wonosobo Ini Bak Melayang di Atas Awan: Bisa Tebak?

Ketika air danau ini terisi, maka gundukan tanah tersebut terlihat seperti pulau-pulau kecil di tengah danau.

Danau ini sangat unik dan mungkin menjadi satu-satunya danau yang bisa menimbulkan fenomena pasang dan surut ini.***

 

 

 

Rekomendasi