

inNalar.com – Kabupaten Pangkep atau Pangkajene dan Kepulauan adalah salah satu wilayah di Sulawesi Selatan.
Kabupaten Pangkep memiliki luas wilayah sebesar 12.362,73 km2.
Kabupaten ini memiliki segudang keindahan alam yang mengagumkan.
Hal tersebut menjadi potensi wisata alam yang menghasilkan dan menjanjikan untuk pendapatan daerah Pangkep.
Sejumlah destinasi wisata alam di Pangkep terangkum dalam sebuah situs warisan dunia Geopark.
Geopark di kabupaten Pangkep ini dikenal dengan nama Geopark Maros Pangkep.
Sesuai dengan namanya, Geopark Maros Pangkep terdapat di dua kabupaten yakni di Maros dan Pangkep.
Geopark ini memiliki segudang destinasi wisata alam yang mempesona mulai dari air terjun hingga gua.
Salah satu destinasi wisata alam di Geopark ini adalah Gua Kalibbong Alloa.
Baca Juga: 9 Tempat Sunset Tercantik di Jogja Mulai dari Pantai hingga Puncak Bukit, Panoramanya Syahdu Banget!
Lokasinya berada di Kampung Belae, Kelurahan Biraeng, Kecamatan Minasatene Kabupaten Pangkep.
Bersumber dari kanal youtube Rimba Adventure, akan dibahas mengenai seluk beluk gua Kalibbong Alloa ini.
Medan menuju ke dalam gua ini sangatlah terjal dan sulit untuk di lalui.
Kalian harus memakai peralatan lengkap untuk tracking ke atas gunung.
Selama perjalanan menuju ke atas, kalian akan berjibaku dengan pepohonan liar dan bebatuan karst.
Sesampainya di mulut gua, kalian akan disambut dengan kemegahan tebing karst yang mempesona.
Tidak hanya sampai di sana, ketika memasuki gua kalian akan menemui jalan yang lebih terjal ke bawah.
Di dalam gua, kalian akan menemui keindahan stalaktit dan stalakmit yang berkilauan seperti kristal.
Batuan tersebut membentuk ukiran alam yang sangat indah, namun kalian harus membawa pencahayaan sendiri seperti senter untuk melihatnya dengan jelas.
Formasi batuannya menjulang dari langit-langgit hingga ke dasar gua.
Semakin ke dalam, ornamen gua ini tampak semakin indah. dimana gua ini memiliki aula yang luasnya sekitar 300-400 meter persegi dan panjang hingga 500 meter.
Geosite ini merupakan gua yang memiliki ornamen-ornamen yang cukup lengkap termasuk stalaktit, stalakmit, pilar, dan mineral kalsit.
Bentang alam karst dengan morfologi terjal. Tersusun oleh litologi batugamping anggota formasi Tonasa berumur 50-15 juta tahun yang lalu.
Pada gua kalibong alloa merupakan tempat tinggal burung wallet dan burung Alo.
Gua ini memiliki panjang 500 meter dan lebar 20 meter dengan udara yang sejuk.
Jika kalian ingin menyusuri keindahan gua ini, maka harus dilengkapi oleh peralatan yang lengkap untuk mendaki serta pencahayaan dari senter.
Itulah ulasan mengenai Gua Kalibbong Alloa di Geopark Maros Pangkep.***