Kapal Ini terseret Sejauh 3 Km, Kini Jadi Museum Sekaligus Pengingat Tragedi Tsunami di Aceh, Pernah ke Sini?

inNalar.com – Tragedi Tsunami 2004 tentunya sangat membekas bagi masyarakat Indonesia terutama para korban.

Tsunami Aceh terjadi setelah adanya gempa berkekuatan 9,3 SR pada tanggal 26 Desember 2004 silam.

Tragedi tersebut merenggut setidaknya 230 ribu jiwa dimana 500 ribu orang kehilangan tempat tinggal.

Baca Juga: Intip Pesona Wisata Hutan Pinus di Magelang yang Tawarkan Berbagai Fasilitas Menarik, Bisa Jadi Tempat Healing Terbaikmu!

Setelah bencana tersebut, Aceh mulai bangkit dan pemerintah membangun sebuah museum yang berisi kenangan tragedi mengerikan tersebut.

Selain itu, terdapat sebuah museum yang tidak dibangun dari nol melainkan sebuah kapal.

Awalnya, kapal ini berada di di laut tepatnya di pelabuhan penyeberangan Ulee Lheue.

Baca Juga: Surga di Sisi Lain Wonosobo, Pesona Desa Igirmranak Ini Cocok Jadi Tempat Healing Paling Candu se-Jawa Tengah

Namun, karena adanya tsunami dahsyat tersebut kapal ini terseret sejauh 3 Km dan berada di tengah-tengah pemukiman warga.

Museum ini dikenal oleh masyarakat dengan nama Museum PLTD Apung.

Kini, lokasi tempat kapal terdampar itu berada di Desa Punge Blang Cut, Banda Aceh.

Baca Juga: Pesona Tersembunyi di Hutan Bengkayang, Desa Bersejarah Kalimantan Barat Ini Dulunya Lahan Pemukiman Purba

Bisa dibilang kapal ini menjadi saksi bisu dahsyatnya bencana tsunami pada saat itu.

Bersumber dari kanal Youtube Arsip Nusantara, akan dibahas mengenai seluk beluk museum PLTD Apung.

Awalnya, kapal ini digunakan sebagai generator pembangkit listrik tenaga diesel.

Baca Juga: 9 Tempat Sunset Tercantik di Jogja Mulai dari Pantai hingga Puncak Bukit, Panoramanya Syahdu Banget!

Kapal ini terdampar di tengah pemukiman penduduk karena terseret arus Tsunami.

Setelah air surut, kapal ini tidak dapat dipindahkan lagi karena beratnya yang mencapai 2.600 ton.

Sejak saat itu, ramai orang berkunjung ke kapal ini untuk mengenang dahsyatnya tragedi pada tahun 2004 itu.

Baca Juga: 9 Tempat Sunset Tercantik di Jogja Mulai dari Pantai hingga Puncak Bukit, Panoramanya Syahdu Banget!

Disekitar kapal yang terdampar tersebut terdapat puing-puing rumah yang tersisa dari tsunami tersebut.

Kini, kapal tersebut menjadi wahana edukasi bagi para pengunjung.

Pemerintah Aceh menyulap kapal tersebut menjadi Museum PLTD Apung sebagai tempat wisata pasca Tsunami.

Baca Juga: Airnya Bisa Muncul dan Menghilang, Danau di Kabupaten Agam Jadi Surga Ajaib Tersembunyi di Sumatera Barat

Di sini terdapat berbagai informasi terkait bencana tsunami Aceh.

Hal ini bertujuan agar generasi selanjutnya dapat menyaksikan efek dahsyat yang ditimbulkan oleh kejadian tersebut dan pengingat sejarah bencana yang pernah terjadi.

Untuk masuk ke dalam museum ini, para pengunjung tidak dipungut biaya sepeser pun.

Itulah ulasan mengenai kapal PLTD Apung di Aceh yang kini menjadi museum pengingat tragedi tsunami Aceh.***

 

Rekomendasi
REKOMENDASI UNTUK ANDA [Tutup]