

inNalar.com – Kementerian PUPR terus mengebut pembangunan tol Trans Sumatra dan salah satunya berada di Riau.
Tol yang akan dibangun di Riau ini salah satunya dikenal dengan nama Tol Renggat Pekanbaru.
Dilansir inNalar.com dari KPPIP, jalan tol ini nantinya akan membentang sepanjang 175 Km.
Dengan panjang tersebut, Jalan Tol Renggat Pekanbaru dianggap proyek jalan tol terpanjang di Riau.
Nantinya tol ini akan menghubungkan antara Riau dengan Sumatera.
Kini ruas Tol Renggat Pekanbaru sudah mulai tahapan konstruksi.
Baca Juga: Menelusuri Keindahan Air Terjun di Mojokerto yang Tawarkan Panorama Alam Bak Negeri Dongeng
Pembangunan ruas tol ini dipercayakan kepada PT Hutama Karya.
Hutama Karya sendiri mencatatkan progres yang cukup baik terhadap beberapa ruas tol sirip di Riau dan Sumatera Barat.
SF Hariyanto selaku pejabat Gubernur Riau sendiri menyatakan telah memberikan dukungan terhadap pembangunan tol ini.
Baca Juga: Cuma Modal Rp5 Ribu Saja, Bisa Menikmati Keindahan Hamparan Sawah Hijau yang Menawan di Mojokerto
Salah satu dukungan tersebut berupa menetapkan lokasi atau Penlok sebanyak 2 kali.
Selain itu, dengan adanya pembangunan ruas tol ini akan berdampak pada aset Pemerintah Kota Pekanbaru.
Sebelumnya, Kementerian PUPR sendiri kan segera memproses ganti rugi terhadap sejumlah aset Pemerintah Kota Pekanbaru.
Sekda Kota Pekanbaru sendiri menjelaskan proses ganti rugi yang melibatkan penukaran bidang tanah ini dimana nilainya setara dengan aset Pemkot yang terdampak.
Proses ganti rugi tersebut dilakukan dengan membeli tanah di lokasi lain yang setara dengan aset Pemkot yang terdampak.
Jadi konsepnya bukan tukar guling, tetapi diganti dengan bidang tanah lainnya yang nilainya setara dengan bidang tanah pemerintah Pekanbaru yang terdampak.
Baca Juga: HTMnya Mulai dari Rp3 Ribu, Bisa Melihat dan Mengenang Dahsyatnya Bencana Tsunami di Aceh
Sementara itu, sampai pertengahan Desember 2023, progres konstruksi dan pengadaan lahan jalan tol Pekanbaru Bangkinang telah mencapai 100 persen.
Tol tersebut pun telah diresmikan secara langsung oleh Presiden Joko Widodo pada tahun 2023 lalu.
Meski begitu, masih tersisa pengerjaan sepanjang 9 Km yang akan dilakukan Provisional Hand Over karena telah rampung seluruhnya.
Dengan adanya tol tersebut, nantinya akan memangkas wakty tempuh yang dari semula 1,5 jam menjadi 20 hingga 30 menit saja.***