Peras Anggaran Senilai Rp12,5 Triliun, Ruas Tol Indralaya Prabumulih di Sumatera Selatan Ini Gunakan Teknologi Lapisan Busa, Inovasi Lainnya…

inNalar.com – Sumatera Selatan merupakan salah satu provinsi di Sumatera dimana tingkat mobilitan penduduknya cukup tinggi.

Maka dari itu, keberadaan infrastrukur jalan sangat penting di Sumatera Selatan.

Salah satu infrastruktur jalan di daerah ini yang bisa menjadi solusi adalah pembangunan ruas tol.

Baca Juga: Lalui Panorama Alam ‘Terbelah’, Jarak Jakarta-Banten Berasa Sekejap Sampai Berkat Megaproyek Jalan Tol 83,6 km Ini

Ruas tol di Sumatera Selatan ini salah satunya adalah Tol Indralaya Prabumulih.

Tol ini merupakan bagian dari 2.800km jalan tol di Sumatera yang sedang dibangun oleh pemerintah.

Pembangunannya dipercayakan kepada perusahaan BUMN yakni PT Hutama Karya.

Baca Juga: Penetapan Lokasi Rampung, Ternyata Proyek Tol di Riau Senilai Rp60 Triliun Ini Sempat Terkendala…

Tol Indralaya Prabumulih membentang sepanjang 64,5 Km dan akan meningkatkan kecepatan mobilitas barang dan jasa sehingga daya saing menjadi semakin baik.

Pembangunan proyek ini dimulai pada tahun 2019 lalu dan rampung pada tahun 2023.

Dilansir inNalar.com dari Kementerian PUPR, Jalan Tol Indralaya Prabumulih akan mempersingkat waktu tempuh Palembang Prabumulih menjadi hanya 1 jam saja.

Baca Juga: Menelusuri Keindahan Air Terjun di Mojokerto yang Tawarkan Panorama Alam Bak Negeri Dongeng

Selain itu juga mempersingkat waktu tempuh dari Prabumulih ke Bandara Mahmud Badaruddin II Palembang.

Jalan Tol ini melewati wilayah Kabupaten Ogan Ilir, Kabupaten Muara Enim, dan Kota Prabumulih yang dilengkapi 2 Simpang Susun,1 Gerbang Tol, dan 2 TIP (Rest Area) Tipe A.

Uniknya Jalan Tol ini menggunakan inovasi teknologi Geofoam (lapisan busa) pada oprit jembatan atau material balok dengan beban ringan untuk menanggulangi lapisan tanah yang labil.

Baca Juga: Pentagon AS Klaim Telah Hancurkan Lebih dari 80 Pesawat Tak Berawak dan 6 Rudal yang Ditembakkan ke Israel oleh Iran

Jalan Tol Indralaya – Prabumulih juga telah dipasang timbangan Weight In Motion (WIM), diharapkan dapat mengetahui kendaraan berat yang terindikasi Over Dimension dan Over Load.

Inovasi lainnya yang digunakan ke proyek ini adalah teknologi treatment PVD dan preloading untuk mempercepat pengurasan air dalam tanah serta menerapkan digitalisasi konstruksi Building Information Modelling.

Dengan inovasi-inovasi baru yang digunakan, maka dari itu tak heran bila biaya untuk merealisasikan proyek ini sebesar Rp12,5 Triliun.

Baca Juga: Nikmati Kemegahan Gunung Slamet Lewat Kafe di Banyumas, Suguhkan Suasana Hijaunya Hamparan Sawah

Ruas tol Indralaya Prabumulih telah diresmikan secara langsung oleh Presiden Jokowi pada Oktober 2023 lalu.

Bahkan, ruas tol ini telah di fungsikan secara keseluruhan.***

 

 

Rekomendasi
REKOMENDASI UNTUK ANDA [Tutup]