

inNalar.com – Sumatera Utara merupakan salah satu provinsi tujuan wisata di Pulau Sumatera.
Salah satu tempat wisata andalan di Sumatera Utara ini salah satunya adalah Danau Toba.
Maka dari itu, tak heran banyak warga provinsi lain di pulau ini berkunjung untuk berlibur.
Bisa dibilang keberadaan pariwisata di Sumatera Utara membuat mobilitas masyarakatnya cukup tinggi.
Jalan tol merupakan solusi terbaik untuk efektivitas perjalanan.
Salah satu tol yang nantinya akan mendukung mobilitas masyarakat untuk beriwisata khususnya ke Danau Toba adalah Jalan Tol Kutepat atau Kuala Tanjung – Tebing Tinggi – Parapat.
Pembangunan jalan tol Kutepat terbagi atas 6 seksi dimana seksi 1 adalah ebing Tinggi – Indrapura sepanjang 20,40 km saat ini sudah selesai 100 persen.
Kemudian, Seksi 2 Indrapura – Kuala Tanjung sepanjang 18,05 km mencapai 95,36 persen.
Seksi 3 Tebing Tinggi – Serbelawan sepanjang 30 km sudah 87,68 persen.
Seksi 4 Serbelawan – Pematang Siantar sepanjang 28 km telah mencapai 68,71 persen.
Sementara itu, seksi 5 Pematang Siantar Seribudolok dan 6 Seribudolok Parapat masih dalam tahap finalisasi desain.
Secara keseluruhan, ruas Tol Kutepat akan membentang sepanjang 200 Km.
Pembangunannya dipercayakan kepada PT Hutama Marga Waskita.
Pembangunan ruas tol Kutepat nantinya akan semakin mempermudah akses dari Medan ke Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Danau Toba.
Awalnya, dari Medan ke Danau Toba memakan waktu perjalanan 3,5 jam dan dengan adanya ruas tol ini hanya memakan waktu perjalanan 1,5 jam saja.
Dilansir inNalar.com dari Kementerian PUPR, Jalan Tol ini juga menjadi konektivitas distribusi logistik (jalur backbone) di Sumatera Utara, khususnya dari dan menuju Pelabuhan Kuala Tanjung.
Selain itu juga menjadi konektivitas pendukung menuju Pelabuhan Kuala Tanjung dan KEK Sei Mangkei.
Rencananya, tol Kutepat ini ditargetkan selesai pada November 2024 mendatang.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi