Membentang Sepanjang 94 Km, Tol di Kalimantan Timur Ini Sempat Dihantui oleh Kendala Tumpang Tindih Lahan

inNalar.com – Kalimantan Timur merupakan salah satu provinsi dengan tingkat mobilitas yang tinggi.

Mengingat IKN yang keberadaannya berada di Kalimantan Timur.

Maka dari itu, diperlukan sarana dan prasarana, serta insfrastruktur yang memadai.

Baca Juga: Duit Ngucur Rp5 Triliun, Jalan Tol di Manado, Sulawesi Utara Ini Satu-satunya Investasi Paling Boncos, tapi…

Salah satu infrastruktur yang sangat diperlukan di Kalimantan Timur adalah jalan tol.

Salah satu jalan tol di Kalimantan Timur ini dikenal dengan nama Tol Samarinda Bontang.

Jalan Tol Samarinda Bontang merupakan jalan tol kelanjutan dari Tol Balikpapan Samarinda.

Baca Juga: Kuras Dana Rp1,6 Triliun, Pembangunan Tol di Sumatera Utara Ini Sempat Molor, Tersandung Masalah Lahan?

Jalan ton ini membentang sepanjang 94 Kilometer yang akan menghubungkan Samarinda dan Bontang.

Untuk merealisasikan proyek ini, pemerintah mengucurkan dana hingga triliunan rupiah.

Dana yang dibutuhkan untuk pembangunan Tol Samarinda Bontang ini mencapai Rp10,7 triliun.

Baca Juga: Berkat Seniman Arsitek, Jembatan Sungai di Jalan Tol Balikpapan-Samarinda Ini Jadi Wajah Baru Integrasi Sains dan Seni

Meski begitu, terdapat kendala yang sempat menghantui proyek jalan tol di Kalimantan Timur ini.

Salah satunya adalah masalah tumpang tindih lahan yang berpotensi terjadi di proyek ini.

Lahan pembangunan tol Samarinda Bontang ini serupa dengan tumpang tindih kepemilikan lahan yang terjadi di seksi 5 Tol Balikpapan Samarinda.

Baca Juga: Gudang Garam Bangun Jalan Tol Sepanjang 44,17 Km, Bakal Hubungkan Kediri dan Tulungagung: Rampung 2025!

Tentunya pemerintah harus membuat proteksi khusus terkait konlfik pertanahan yang akan timbul terhadap pengadaaan lahan proyek infrastruktur.

Kini, status proyek ini telah dikeluarkan dari Proyek Strategis Nasional.

Meski begitu, pembangunan peoyek tol Samarinda Bontang ini masih bisa terus berjalan.***

 

Rekomendasi