

inNalar.com – Tol Serpong Balaraja merupakan jalan tol sambungan dari Jalan Tol Ulujami.
Tol Serpong Balaraja adalah bagian dari Jalan Tol Lingkar Luar Jakarta 3.
Jalan tol ini menghubungkan kota Tangerang Selatan dengan Kabupaten Tangerang.
Proyek jalan tol ini dicetuskan oleh Pemerintah Kabupaten Tangerang dan diprakarsai oleh Sinar Mas Land pada tahun 2012.
Jalan tol ini memberikan peran penting dalam peningkatan akses konektivitas dan peningkatan perekonomian masyarakat Banten, Jakarta, dan sekitarnya yang semakin lancar.
Selain meningkatkan konektivitas menuju wilayah Jakarta, Merak hingga Lampung, Jalan Tol ini juga nantinya akan terhubung langsung dengan akses masuk ke Tol Tangerang – Merak yang terkoneksi dengan Balaraja.
Baca Juga: Menelan Dana Fantastis Hingga Rp9,8 Triliun, Jalan Tol Padang Sicincin Bisa Tuntas pada 2024, Asal…
Dilansir inNalar.com dari Kementerian PUPR, Pembangunan jalan tol Serbaraja sepenuhnya dilaksanakan dengan skema investasi dan prakarsanya dari investor.
Nantinya, jalan tol ini juga akan mendukung pengembangan konektivitas salah satunya menuju Kota Baru Maja bahkan hingga Lebak.
Hingga kini, proyek ini masih berlanjut dimana baru seksi 1A yang tuntas dan dioperasikan.
Sementara itu, untuk seksi 1B masih dalam proses konstruksi.
Untuk seksi 2 dan 3 masih dalam tahap pengadaan tanah yang belum rampung.
Proyek tol Serpong Balaraja sendiri membutuhkan kurang lebih 455,007 hektar tanah.
Tanah seluas itu tersebar di 10 kecamatan yang ada di Kabupaten Tangerang dan Tangerang selatan.
Untuk seksi 1A dan 1B telah berlangsung proyeknya dimana trasernya sampai ke kecamatan Pagedangan.
Untuk seksi 2 dan 3 rencananya dari Kecamatan Pagedangan, Legok, Panongan, Jambe, Tigaraksa, Solear, Cisoka, dan Cikupa.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi