Habiskan Dana Rp5,4 Triliun, Jalan Tol Bocimi di Jawa Barat Ini Malah Sempat Longsor, Kok Bisa?

inNalar.com – Jalan tol Bocimi atau Bogor Ciawi Sukabumi merupakan jalan tol yang menghubungkan Bogor dengan Sukabumi.

Jalan Tol Bocimi membentang sepanjang 53,6 kilometer dan terhubung dengan jalan Tol jagorawi di sebelah utara.

Kehadiran tol ini tentunya memberikan dukungan kelancaran konektivitas perekonomian masyarakat.

Baca Juga: Peliknya Duit Rp636 Miliar, Jalan Tol di Binjai, Sumatera Utara Ini Nyaris Gagal Nyambung, tapi…

Baik dari sektor industri, barang dan jasa karena tersambung dengan wilayah Jawa Barat bagian selatan seperti Bogor, Ciawi dan Sukabumi.

Hak konsesi Jalan Tol Bocimi dipegang oleh PT Trans Jabar Tol yang akan mengoperasikan jalan tol ini selama 35 tahun, terhitung sejak Juli 2007.

PT Trans Jabar Tol senilai Rp5,4 triliun merupakan konsorsium tiga perusahaan, PT Bakrie Toll Road dengan 60 persen saham dan PT Marga Sarana Jabar dengan saham 25 persen, dan PT Bukaka Teknik Utama dengan saham 15 persen.

Baca Juga: Sempat Dibuka Fungsional Guna Atasi Arus Mudik 2024, Jalan Tol Cimanggis Cibitung Bakal Segera Diresmikan

Jalan tol ini pada awalnya diharapkan dapat mulai dibangun pada tahun 2011.

Pembangunannya sendiri dibagi dalam 4 seksi yakni seksi 1 Ciawi Cigombong, seksi II Cigombong Cibadak, seksi III Cibadak Sukabumi, dan seksi IV Sukabumi Barat Sukabumi Timur.

Seksi I diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada 1 Desember 2018.

Baca Juga: Progres Megaproyek Jalan Tol di Aceh Rp12,94 Triliun Ngadat 3 Tahun, Akhirnya Momen Ini Jadi Pelecutnya

Kemudian, Pembangunan seksi II dimulai pada Januari 2019 dan targetnya meleset dari yang seharusnya selesai pada 2021 menjadi Agustus 2023.

Meski telah beroperasi sebagian dan belum lama rampung atau bisa dibilang bangunan baru, tetapi nyatanya salah satu ruas tol ini sempat longsor.

Longsor terjadi di jalan Tol Bocimi KM64 A lajur 1 mainroad jalan tol tersebut.

Baca Juga: Harga Lahan 2 Desa Pelosok Riau Ini Menggila Usai Pekanbaru-Dumai Terhubung Jalan Tol, 7 Faktor Inilah yang Diperhitungkan

Diperkirakan longsor tersebut terjadi sekitar pukul 20.00 wib pada 4 April 2024 lalu.

Kejadian tersebut tentunya berdampak pada lajur 1 mainroad jalan tol Bocimi.

Diduga longsor terjadi karena gerusan air akibat curah hujan yang lebat di sekitar lokasi.

Baca Juga: Bisa Healing ke Malaysia, Traffic Jalan Tol di Pekanbaru, Riau Sepanjang 131 km Ini Paling Ramai di JTTS

Meski begitu, Manajement PT Waskita Karya (Persero) Tbk dan PT Waskita Toll Road terus melakukan peninjauan lokasi.

Hal tersebut dilakukan untuk memastikan penanganan dan melihat kondisi keseluruhan ruas tol Bocimi.***

Rekomendasi
REKOMENDASI UNTUK ANDA [Tutup]