Jalan Tol Japek 2 Selatan Bakal Nyambung, Investasi di Dua Daerah Jawa Barat Ini Auto Makin Whoosh


inNalar.com –
Kabar menggembirakan datang dari proyek jalan tol di Jawa Barat yang biasa disebut ruas Japek 2 Selatan.

Kabarnya, Jalan Tol Japek 2 Selatan akan segera menghubungkan Jakarta-Purwakarta via Bekasi, Jawa Barat.

Kabar itu diungkap oleh Kementerian PU bersamaan dengan detail progres terkini penyelesaian ruas Tol Japek 2 Selatan.

Baca Juga: Pembangunan Jalan tol Tempino Simpang Ness Bakal Dimulai, Warga Diguyur Cuan Kompensasi hingga Miliaran

Berdasarkan informasi yang dibagikan, terdapat salah satu ruas tol yang akan positif selesai pada tahun 2024.

Ruas yang dimaksudkan ini adalah ruas tol yang masuk dalam paket pengerjaan ketiga sepanjang 31,25 kilometer.

Lebih rincinya, lintasan sepanjang 22,75 kilometer di antaranya membentang dari Sukabungah menuju Kutanegara.

Baca Juga: Bakal Membentang Sepanjang 19 Km, Jalan tol di Sumatra Ini Telah Memasuki Tahap Pembebasan Lahan: Kapan Dibangun?

Per Maret 2024, progres pengerjaan Jalan Tol Japek 2 Selatan di ruas tersebut sudah menyentuh kemajuan 81 persen.

Sementara pembangunan di sisa lintasan proyek tol Jawa Barat ini, yaitu dari Kutanegara sampai Sadang sudah 95,5 persen.

Penting untuk diketahui, sebaran jalan tol ini terbentang dari Bekasi, Karawang, hingga Purwakarta, Jawa Barat.

Baca Juga: Proyek Jalan Tol Rp14,69 Triliun di Bekasi Jadi PSN Jawa Barat Paling Nguras Duit LMAN Tapi Bikin Senyum

Adanya proyek strategis nasional ini nantinya akan semakin mempersingkat waktu tempuh ketiga daerah tersebut.

Namun untuk progres pengerjaan pembangunan ruas tol paket 1 dan 2 ditarget baru akan selesai tahun selanjutnya.

Sebagai selingan informasi, paket 1 ruas tol ini mengoneksikan Jati Asih dan Setu.

Baca Juga: Didulang Rp25 Miliar, Tambak Produktif di Semarang Ini Musnah Gegara Proyek Tol ‘Atlantis’: Ngalah Dengan Negara

Sementara pengerjaan paket 2A akan menghubungkan dua daerah di Kabupaten Bekasi, yaitu Setu hingga Sukaragam.

Selanjutnya untuk proyek jalan tol paket 2B juga masih di daerah yang sama, rutenya dari Sukaragam sampai dengan Sukabungah.

Progres yang melaju kencang ini juga semakin membuka pintu investasi daerah di kedua wilayah Jawa Barat ini terbuka lebar.

Baca Juga: Desain Jalan Tol Cisumdawu KM 169 Ini Bikin Pelintas Bak Lintasi Dimensi Perjuangan Rakyat Jawa Barat, Kok Bisa?

Bukan tanpa alasan, potensi tersebut diperkuat dengan adanya pencapaian kedua daerah yang dilintasi tol ini.

Kedua daerah ini digadang bakal punya potensi laju investasi daerah yang kian lejit, dimana kah itu?

Kedua daerah potensial di Jawa Barat ini mencakup Kabupaten Bekasi dan Karawang.

Kedua daerah tersebut berhasil menduduki peringkat teratas serapan realisasi investasi tertinggi se-provinsi.

Adapun Kabupaten Bekasi berhasil menjadi daerah dengan potensi iklim investasi daerah tertinggi di Jawa Barat.

Bahkan daerah ini berhasil menembus serapan realisasi investasi lebih dari Rp41,5 triliun.

Pada Januari – September 2023 diungkap, “Kita sudah mencapai Rp41,5 triliun, ini luar biasa,” ungkap Suhuf, dikutip inNalar.com dari Portal Pemerintah Kabupaten Bekasi.

Sebagai selingan informasi, Suhuf merupakan kepala dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) setempat.

Investor asing paling dermawan tercatat ada empat negara, yaitu Jepang, Singapura, Tiongkok, dan Korea Selatan.

Iklim investasi daerah di Kabupaten Bekasi yang makin cerah, terlebih jika proyek Tol Japek 2 Selatan tersambung adalah sektor perumahan.

Hal ini karena banyak warga setempat yang bekerja di Jakarta pulang-pergi, sehingga potensi lejitan ekonominya cukup cerah.

Pada peringkat selanjutnya Karawang pun menyusul di daftar teratas, menurut perhitungan periode Januari-September 2023.

PSN jalan tol di Jawa Barat ini juga berpotensi melancarkan distribusi dan operasional kawasan industri di daerah ini makin lancar jaya.

Bukan rahasia umum, Karawang International Industrial City (KIIC) punya lahan yang aksesnya sangat dekat dari Jakarta.

Dengan adanya jalan tol ini tentu kawasan industri ini bakal makin memikat investor berdatangan melirik daerah ini.***

Rekomendasi