Uniknya Aliran Sungai di Atas Ruas Tol, Cuma Proyek Jalan Tol di Jawa Barat 14,64 km yang Punya Desain Begini

inNalar.com – Desain jalan tol di Indonesia rupanya banyak rupa unik yang tidak terduga, salah satunya terjadi pada proyek strategis di Jawa Barat ini.

Dikatakan punya desain unik lantaran ada aliran sungai yang mengalir di atas ruas tol Jawa Barat ini.

Apakah kamu bisa membayangkan bagaimana rupa aliran air yang mengalir di atas lintasan tol?

Baca Juga: Ada 62,3 Ha Desa di Musi Banyuasin, Sumatera Selatan Kena Tol Betung-Jambi, Bukan Sekadar ‘Disulap’ Jadi Jalan Tol?

Rupanya desain unik jalan tol tersebut diterapkan di Tol Cinere-Jagorawi atau Cijago, Jawa Barat.

Tim engineer dari PT Translingkar Kita Jaya pun menjelaskan bahwa aliran sungai di atas Tol Cijago tersebut dinamakan Jembatan Aquaduct.

Keberadaan jembatan tersebut guna mempertahankan aliran air yang mengalir dari arah selatan menuju utara.

Baca Juga: Biayanya Rp355 Miliar per Kilometer, Jalan Bebas Hambatan di Jakarta Ini Jadi Tol Bertingkat yang Pertama di Indonesia

“Fungsinya untuk mengalirkan air sungai dari selatan ke utara,” ungkap Dekstia dari tim engineer PT Translingkar Kita Jaya.

Tuturan tersebut dikutip inNalar.com dari Portal Resmi Pemerintah Kota Depok.

Keberadaan aliran sungai di atas Jalan Tol Cijago Jawa Barat ini telah dirancang sejak tahun 2012.

Baca Juga: Megaproyek Spesial Rp45,17 Triliun, Jalan Tol di Sumatera Selatan Punya Desain Terowongan Buat Hewan Endemik Ini Loh

Dekstia pun mengungkap bahwa proses penetapan desain Tol Cijago sudah melalui pengkajian yang sangat matang.

Lantas, di seksi manakah kita bisa melihat pemandangan unik tersebut?

Jembatan Aquaduct atau talang aliran sungai ini mengalir di dua lokasi yang ada di wilayah Jawa Barat.

Baca Juga: Tol Muara Enim Didepak dari PSN dan Batal Dibangun, Begini Suara Kekecewaan Masyarakat Sumatera Selatan

Jalan Raya Bogor, tepatnya di atas ruas jalan tol Cinere-Jagorawi.

Sementara satunya ada di Tol Cijago Seksi II, tepatnya di samping jembatan kereta Margonda.

Kedua ruas tersebut bisa dibilang lintasan tol yang cukup legendaris.

Baca Juga: Progres Sempat Kritis, Jalan Tol di Palembang, Sumatera Selatan Rp22,16 Triliun Jadi Megaproyek Paling Mujur

Pasalnya di bagian trase daerah Jagorawi menuju Jalan Raya Bogor sendiri sudah beroperasi sejak tahun 2012.

Sementara Tol Cijago seksi II telah membentang di area Jawa Barat sejak tahun 2019.

Sedikit informasi, lintasan tol Cinere-Jagorawi ini adalah bagian dari kerangka Jalan Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) II.

Khusus lintasan seksi II yang punya rupa unik ini panjangnya mencapai 5,5 kilometer.

Titiknya bermula dari daerah Cisalak hingga Kukusan.

Adapun total panjang jalan tol di Jawa Barat ini sendiri mencapai 14,64 kilometer.

Kabar baiknya, seluruh lintasan tol ini telah berhasil terhubung sempurna dalam 3 seksi.

Detailnya, trase Seksi III dibagi menjadi dua bagian, yaitu IIIA dari Kukusan menuju Junction Krukut.

Sementara Seksi IIIB menembus hingga Cinere dan akhirnya beroperasi pada Oktober 2023.

Lintasan jalan tol di Jawa Barat ini dinilai dapat memotong banyak waktu tempuh para warga Depok yang hendak ke Bandara Soekarno Hatta.

Selain itu, berkat lintasan ini Depok dan Bogor makin lekat.

Dalam dinamika pembangunan seksi IIIB sendiri rupanya tidak terlepas dari adanya hambatan.

Hambatan progres proyek tidak jauh dari persoalan pembebasan lahan.

Oleh sebab persoalan ini sempat berlarut, Proyek Tol Cijago di Jawa Barat sempat mundur pelaksanaan konstruksinya hingga 4 hingga 5 bulan.

“Target operasi pada awal tahun, tapi jadi mundur ke pertengahan, sekitar Mei-Juni 2023,”ungkap Helson Siagian selaku Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden, dikutip inNalar.com dari KSP.***

Rekomendasi