Megaproyek Rp1.114 Triliun! IKN Kalimantan Timur Bakal Punya Kereta Cepat: Bisa Tembus Brunei Darussalam, tapi..


InNalar.com –
Pemerintah Indonesia saat ini tengah membangun Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara yang berada di Kalimantan Timur.

Ternyata pada megaproyek tersebut, Brunei Darussalam juga akan membantu dalam membangun kereta cepat.

Menariknya, kereta tersebut akan melintasi 3 negara.

Baca Juga: Dilirik Malaysia dan Singapura, Kalimantan Utara Bakal Bangun Megaproyek Desalinasi Super Canggih di 2 Daerah

Tiga negara yang akan dilintasi oleh kereta super cepat ini adalah Brunei Darussalam, Malaysia dan Indonesia hingga tiba di Ibu Kota Negara Nusantara.

Sementara itu panjang dari kereta cepat ini pun akan membentang hingga 1.620 kilometer.

Panjang tersebut pastinya cukup masuk akal, mengingat akan membentang dari Timur Kalimantan hingga barat pulau Kalimantan yang menyandang sebagai pulau terbesar ke-2 di Indonesia.

Baca Juga: Dikira Food Court Mall Rupanya Kantin, Sekolah Termewah di Surabaya Ini Dikelola Profesional Asing Verified

Selain itu jika proyek ini benar-benar terealisasikan maka akan memudahkan sektor transportasi barang ataupun orang dari Indonesia hingga ke Brunei.

Nantinya jika rencana ini terealisasikan, maka perusahaan yang akan mengerjakannya ialah Brunergy Utama.

Brunergy Utama merupakan suatu perusahaan yang berada di Brunei Darussalam dan bergerak di bidang infrastruktur.

Baca Juga: Punya Dua Tipe Kelas, Ternyata Segini Modal Masuk Sekolah RA Perwanida Blitar: Fasilitasnya Bikin Melongo!

Berdasarkan rencana, nantinya jalur yang akan terhubung yaitu dari IKN di Kalimantan Timur, Pontianak di Kalimatan Barat ke Kuching dan Kota Kinabalu, Serawak dan Sabah di Malaysia hingga Distrik Tutong di Brunei dan wilayah barat di pantai utara Kalimantan.

mengingat proyek ini akan menghubungkan 3 negara di Asia Tenggara, tentunya investasi yang digelontorkan cukuplah besar.

Karena diperkirakan investasi yang dikucurkan yaitu mencapai 70 USD, atau sekitar Rp1.114 Triliun.

Baca Juga: Di Balik Progres On Track Proyek Pelabuhan Jawa Barat Rp43,22 Triliun: Polemik AMDAL dan Jeritan Nelayan Subang

Adapun nama dari megaproyek kereta cepat ini adalah Trans Borneo Railway.

Akan tetapi, ternyata megaproyek tersebut sebenarnya merupakan rencana proyek lama, yang hingga kini belum digarap seperti yang dilansir dari kanal YouTube Info Ciledug.

Selain itu, kementerian Brunei juga sempat membantah jika rencana tersebut pernah ada.

Baca Juga: Intip Alur Pendaftaran Sekolah Taman Kanak-Kanak RA Perwanida Blitar Bertajuk ‘Smart and Religius School’, Syaratnya…

Meski begitu, pastinya jika rencana kereta cepat penghubung 3 negara ini benar-benar terlaksana, pastinya akan memberikan kemudahan transportasi dari Indonesia ke Brunei Darussalam.

Bagaimana tidak, kecepatan yang dimiliki kereta cepat dari IKN menuju Brunei ini saja mencapai 350 km/jam.

Walaupun, sebenarnya juga akan memepermudah juga akses dalam penyelundupan senjata, orang, barang dan semacamnya.***

 

Rekomendasi