

inNalar.com – Jalan tol Trans Sumatra merupakan salah satu upaya pemerintah untuk mempermudah akses perjalanan antar daerah di Sumatra.
Salah satu ruas tol di Trans Suamtra adalah jalan Tol Sigli Banda Aceh.
Jalan tol ini dikelola oleh perusahaan BUMN yakni PT Hutama Karya.
Ruas tol Sigli Banda Aceh terbentang sepanjang 74,2 kilometer.
Pembangunannya dimulai pada 2018 lalu dan kini masih beroperasi sebagian.
Pembangunan ruas tol ini terdiri atas 6 seksi yakni seksi I Panjang Tiji Seulimeum, seksi II Seulimeum Jantho, seksi III Jantho Indrapuri, seksi IV Indrapuri Blang Bintang, seksi V Blang Bintang Kutabaro, dan seksi VI Kutabaro Baitussalam.
Hingga kini ruas tol Sigli Banda Aceh seksi II hingga seksi VI telah beroperasi.
Sementara itu, untuk seksi I yakni Seaulimeum Padang Tidji yang membentenang sepanjang 25 km masih dalam tahap konstruksi.
Maka dari itu, untuk pengguna jalan dengan tujuan menuju Sigli diarahkan untuk ke luar gerbang tol Seulimeum dan juga sebaliknya.
Guna hadapi Natal 2023 hingga tahun baru 2024, PT Hutama Karya telah memastikan akan mengoperasikan ruas tol ini.
Ruas operasional dapat dilalui oleh pemudik dengan kecepatan minimal 60 km/jam dan maksimal 100 km/jam.
Saat menelusuri ruas tol pertama di ujung barat RI ini, para pengguna akan disuguhkan dengan berbagai fasilitas.
Fasilitas-fasilitas tersebut meliputi dua tempat istirahat atau rest area tipe A.
Rest area tersebut terletak di Jantho Indrapuri di kilometer 37 dan Indrapuri Blang Bintang di kilometer 54.
Jalan tol Sigli Banda Aceh ini nantinya akan mempercepat akses perjalanan ke Banda Aceh menuju Sigli dan sebaliknya.
Maka dari itu, jalan tol ini akan sangat membantu kemudahan pengiriman distribusi logistik.
Nantinya, rata-rata ruas ini bisa menampung volume kendaraan sebanyak 3.000 unit per hari.***