

inNalar.com – Prabowo Subianto selaku Presiden terpilih di tahun 2024 telah memastikan mengenai kelanjutan dari pembangunan IKN.
Setelah resmi dilantik, Prabowo akan mengucurkan dana khusus untuk pembangunan IKN.
Diketahui bahwa dana yang akan dianggarkan untuk pembangunan ibu kota Nusantara ini sebesar 1 miliar USD atau setara Rp16 triliun per tahun.
Danis H Sumadilaga selaku Ketua Satgas Pembangunan Infrastruktur IKN pun memperkirakan bahwa anggaran tersebut cukup.
Hal tersebut dikarenakan infrastruktur utama di IKN sudah dibangun sejak awal dan masih dalam tahap penyelesaian.
Sebagai informasi, saat ini pembangunan IKN terdiri dari tiga batch dengan total progres 40,8 persen.
Baca Juga: Getirnya Progres Megaproyek Bendungan di Bone Bolango Gorontalo, 1000 Ha Lahan Masuk Sengketa
Setelah semua pekerjaan tersebut selesai, maka akan dilanjutkan pembangunan ruas tol lanjutan seksi 1, seksi 4, hingga immersed tunnel.
Sementara itu, baru-baru ini tersiar kabar Otorita Ibu Kota (OIKN) mengungkapkan penerapan digitalisasi dan solusi berbasis alam sebagai pengelolaan air.
Selain itu, juga terdapat manajemen bencana di Nusantara, Kalimantan Timur.
OIKN juga mengusulkan agar solusi digital dan berbasis alam terus diadvokasi untuk diterapkan secara lebih luas.
Upaya tersebut tentunya membutuhkan bantuan dari pihak lain dimana anggaran yang dibutuhkan cukup besar.
Maka dari itu, OIKN dan Indonesia Investment Authority (INA) berkolaborasi untuk menarik investasi global ke IKN.
Penandatanganan kerangka kerjasama antar kedua pihak pun telah dilakukan.
Penandatanganan tersebut merupakan kelanjutan dari arahan Presiden agar INA dapat memfasilitasi Otorita IKN dalam merealisasikan investasi asing di ibu kota negara Nusantara.
OIKN bekerja sama dengan INA guna meningkatkan pembangunan ekonomi di tanah air, khususnya di Ibu Kota Nusantara(IKN).***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi