Berdiri pada Tahun 1870, Dulunya Sekolah Menengah di Inggris Ini Berlokasi di Rumah Pendeta dan Cuma Tampung 29 Murid, Kini Nasibnya…

inNalar.com – Inggris merupakan salah satu negara yang akses pendidikannya sangat mudah dengan kualitas terbaik.

Salah satu sekolah menengah di Inggris ini dikenal dengan nama Cothill House School.

Sekolah ini berfokus menanamkan toleransi, kebaikan, kepercayaan kepada para muridnya.

Baca Juga: Biaya SPPnya Gratis, SMA Asrama Swasta di Malang Ini Cuma Tampung 82 Peserta Didik, Pendirinya…

Terletak di jantung pedesaan Oxfordshire, Cothill House School adalah sekolah persiapan untuk anak laki-laki berusia antara 8 dan 13 tahun.

Perlu diketahui bahwa sekolah ini pertama kali didirikan pada tahun 1870 oleh CW Carles, lulusan dari Lincoln College, Oxford, di halaman Darlaston Hall di Meriden, Warwickshire.

Pada tahun 1879, diperlukan akomodasi yang lebih besar sehingga sekolah tersebut pindah ke lokasi yang kita kenal sekarang.

Baca Juga: Biaya Masuknya Seharga Satu Unit Motor, SMA PJ Global School di Malang Ini Padukan Dua Kurikulum: Punya Fasilitas Super Lengkap!

Awalnya, sekolah ini adalah rumah pendeta yang ditempati oleh Vikaris pertama Dry Sanford, pendeta HC Adams, yang mendirikan desa atau sekolah gereja Dry Sanford pada tahun 1870.

Kemudian, Ia memperluas sekolahnya dengan membangun enam asrama, ruang makan, dan ruang sekolah besar.

Biaya tahunannya adalah £100 (80 guinea untuk anak laki-laki di bawah 13 tahun), dengan biaya bulanan £1 untuk mencuci dan £2 untuk Musik.

Baca Juga: Resmi Diusung Golkar Maju Pilgub Jatim, Khofifah Ungkap Peran Signifikan Jawa Timur Ketika Ibu Kota Pindah ke IKN

Anak laki-laki tersebut mulai bersekolah ketika mereka cukup umur untuk memulai Tata Bahasa Latin.

Pada tahun 1879 ada 29 anak laki-laki di sekolah tersebut dan pada tahun 1881 jumlahnya meningkat menjadi 40.

Kini, murid Cothill House School berisikan 220 peserta didik dengan jenjang sekolah persiapan.

Baca Juga: Proyek ‘Tenggelamkan’ 3 Desa, Begini Proyeksi Keandalan Bendungan Terbesar Gorontalo Atasi Banjir Sungai Bolango

Kurikulum yang digunakan adalah kurikulum Inggris dan sekolah ini dikenal luas sebagai salah satu sekolah persiapan terkemuka di Inggris.

Selama 150 tahun terakhir Cothill House hanya diperuntukkan bagi penghuni asrama.

Namun, hal ini berubah pada bulan September 2023 ketika mereka membuka pintu bagi siswa harian untuk pertama kalinya.

Baca Juga: 1.195 Ha ‘Tergilas’ Proyek Bendungan Rp2,4 Triliun di Gorontalo, Nasib Sekolah di Kab Bone Bolango Jadi Begini

Hal ini bertepatan dengan kedatangan kepala sekolah baru, George May, yang sebelumnya adalah kepala rumah tangga di Radley College yang berdekatan.

Sekolah ini sukses secara akademis, dan ukuran kelasnya kecil, dengan rata-rata 14 anak laki-laki per kelas.

Cothill House secara rutin mengirimkan anak laki-laki ke tujuan seperti Eton , Harrow dan Radley.

Baca Juga: Tak Hanya di Makassar, Ini 5 Sekolah SMA Terbaik di Sulawesi Selatan Menurut BANSM: Skor 95 Akreditasi A

Dengan sepak terjangnya yang cemerlang, tak heran biaya sekolah ini tergolong mahal.

Biaya harian sekolah ini sebesar 27.800 USD atau setara Rp444 juta.

Sementara itu, untuk biaya asrama biaya yang dikeluarkan lebih tinggi yakni sebesar 42.700 USD atau setara Rp682,9 Juta.***

Rekomendasi