Bukan Kalimantan Timur, Material Megaproyek di Nusantara Justru ‘Nikmati’ Alam dari Kota Penyangga IKN yang Ini


inNalar.com –
Kota penyangga IKN di Kalimantan Timur tidak hanya daerah di Balikpapan atau pun Samarinda saja.

Bahkan rupanya pasokan material pembangunan megaproyek IKN justru bukan dari Kalimantan Timur.

Lantas daerah pemasok material alam untuk membangun Nusantara dari mana lagi jika bukan dari tanah Benua Etam?

Baca Juga: SPP Selangit Kualitas Elit, Ini Sekolah Internasional Termahal di Balikpapan: Bisa Belajar di 4 Negara Ini

Ternyata pembangunan Ibu Kota Nusantara juga melibatkan provinsi lain di sekitarnya.

Dalam proses pembangunannya, peran daerah lain pun bukan hanya sekadar sebagai penyangga melainkan juga sebagai mitra.

Hal tersebut sebagaimana diungkap oleh Staf Khusus Bidang Tujuan Pembangunan Berkelanjutan Ibu Diani Sadiawati.

Baca Juga: Sumur Mathilda Menjadi Citra Kuatnya Kota di Kalimantan Timur Ini Sebagai Penyangga IKN, tapi…

“Pembangunan IKN membutuhkan dukungan dari provinsi lain, misalnya Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah dan Sulawesi Selatan,” ujar Diani.

Hal tersebut dipertegas dengan pernyatannya bahwa Pulau Sulawesi merupakan daerah dengan potensi supplier pangan dan pembangunan.

“Bahan logistik untuk konstruksi dari Sulawesi, untuk industri apalagi,” ungkap Hayu Parasati selaku Perencana Ahli Utama, Kementerian PPN/Bappenas.

Baca Juga: Didukung Bank Mandiri, Indonesia Akhirnya Bisa Gelar Turnamen Sepakbola Internasional Bergengsi (BALI7s) Usia Muda

Lantas, daerah mana kah yang secara spesifik menjadi pemasok material berbagai megaproyek IKN Kalimantan Timur?

Provinsi Sulawesi Tengah adalah jawabannya. Hal tersebut diungkap pula oleh Gubernur Sulteng Rusdy Mastura.

Pernyataannya tersebut dalam hal ini diwakilkan oleh Plt Sekretaris Daerah Rudi Dewanto.

Baca Juga: China Memang Unik, Sekolah Wanita Tergokil di Dunia Ini Didik Muridnya Menjadi ‘Penakluk’ Pria Konglomerat

“Provinsi Sulawesi Tengah sebagai wilayah terdekat IKN akan berperan sebagai pemasok bangan pangan dan material bangunan karena sudah tak diragukan kualitasnya,” ucap Rudi.

Provinsi yang satu ini diketahui memiliki potensi alam yang cukup besar dari sektor tambang, sawit, hingga komoditas lainnya.

Adanya pembangunan IKN perlu menjadi momentum krusial bagi Sulawesi Tengah untuk menjadikan potensinya sebagai ladang pendapatan daerah.

Baca Juga: The Girl Fest Hari Ketiga Ditutup Dengan Energi Girl Power Bersama Greysia Polii Hingga Tsamara Amany

Selain sumber pendapatan daerah juga menjadi daerah pendukung utama Nusantara.

Didukung dengan selesainya rekonstruksi pelabuhan di Sulawesi Tengah pasca bencana besar Palu, akhirnya pasokan material dari provinsi ini pun akan lebih lancar distribusinya ke IKN Kalimantan Timur.

Sebagai informasi, perusahaan migas dan pertambangan PT Sumber Buana Group menjadi salah satu pemasok material proyek Nusantara yang digarap oleh dua emiten besar.

Perusahaan yang dipasok adalah PT Waskita Beton Precast dan PT Brantas Abipraya.

PT Sumber Buana Group sendiri dijadwalkan akan memasok kebutuhan batu boulder, batu split, hingga pasir, serta solar.

Setidaknya transportasi pasokan material yang dikerahkan perusahaan tersebut sebanyak 46 kapal, berlabuh dari Palu menuju IKN Kalimantan Timur.

Melansir dari Antara, pihak perusahaan bahkan menyewa satu unit tongkang Alorinda 2706.

Adapun kapasitas angkut tongkang tersebut bisa mencapai 270 feet.

Sementara satu unit transportasi yang disewa lainnya, yaitu tongkang Labroy berkapasitas 230 feet juga ikut diterjunkan guna mensukseskan pembangunan IKN, Kalimantan Timur.***

Rekomendasi
REKOMENDASI UNTUK ANDA [Tutup]