

inNalar.com – Jawa Timur memang gudangnya pesantren, tetapi siapa sangka sekolah Islam bertaraf internasional di Kota Malang ini punya kualitas yang nggak kaleng-kaleng.
Sekolah Islam internasional kepunyaan Malang ini berhasil mencetak alumni yang kini lanjut kuliah di sejumlah kampus top dunia.
Melansir dari situs resmi sekolah Islam di Malang ini, diungkap bahwa sejak tahun 2020 para alumninya telah tersebar di 43 kampus top dunia yang tersebar di berbagai benua.
Teranyar, pihak sekolah berhasil meluluskan 155 santri pada Juni 2024 dan 18 wisudawan di antaranya dinyatakan telah diterima di universitas yang ada di Kanada, Australia, Hungaria, Rusia, Hongkong, hingga Jepang.
Kabar yang tidak kalah membanggakannya lagi, sebanyak 25 wisudawan di antaranya berhasil diterima di sejumlah Perguruan Tinggi Negeri (PTN) melalui jalur prestasi.
Adapun 27 wisudawan lainnya juga diterima di PTN terkemuka Indonesia melalui jalur Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT) 2024.
Tidak ketinggalan pula, di antara lulusan sekolah Islam berstandar internasional ini diketahui akan lanjut ke jenjang perkuliahan pada jalur International Undergraduate Program (IUP).
Inilah sekolah Islam bernama Thursina International Islamic Boarding School (IIBS) yang terletak di Malang, Jawa Timur.
“Sebanyak 60% alumni telah diterima di berbagai kampus dalam maupun luar negeri” dikutip dari situs resmi Thursina IIBS.
Sebagian wisudawan yang masih berproses adalah mereka yang berencana lanjut studi di negeri Timur Tengah.
Apabila menilik peta persebaran alumninya dalam periode 2020-2024, para alumni Thursina IIBS yang lanjut studi di Timur Tengah biasanya memilih Al-Azhar University di Mesir.
Lebih lanjut, University of Jordan dan Applied Science University Jordan di Yordania, College of North Atlantic di Qatar, dan sejumlah kampus ternama di Turki.
Baca Juga: Pulau Seluas 1.160,35 Km2 di Sulawesi Selatan Ini Berjuluk ‘Tana Doang’, Ternyata Karena Dulunya…
Di antara kampus top dunia sasaran para alumni sekolah Islam bergengsi di Malang ini meliputi Kirklareli University, dan Bandirma Onyedi Eylul University.
Selanjutnya ada pula yang berkuliah di Sakarya University, Istanbul University, Necmettin Erbakan University, Suleyman Demirel University, dan Bursa Uludag University.
Kerennya lagi para alumni yang berhasil memijakkan kaki mereka di Kanada ialah mereka yang kuliah di University of Toronto dan University of British Columbia.
Baca Juga: Melega di Lahan Seluas 5.559 M2, SD Internasional Terbaik di Bengkulu Ini Biaya Masuknya Termahal?
Sementara bagi mereka yang tersebar di United Kingdong (UK) berkuliah di City of London University dan Liverpool John Moores University.
Sebagian lainnya tersebar di beberapa kampus top dunia yang ada di Belanda, Australia, China, Rusia, Taiwan, Jepang, dan yang terbanyak ada di Malaysia.
Lantas bagaimana rupa fasilitas sekolah Islam di Malang ini hingga mampu cetak generasi yang mampu mengglobal seperti ini ya?
Baca Juga: Inilah 3 SD Terbaik di Bengkulu, Raih Akreditasi A Skor 95 Versi BANSM: Kepahiang Bisa Jadi Pilihan!
Sebagai informasi, Thursina IIBS Malang ini mempunyai dua bangunan kampus super modern futuristik.
Kampus pertamanya untuk lingkungan belajar santriwati yang luas lahannya melega hingga 13.000 meter persegi.
Kampus kedua diperuntukkan santriwan yang luas lahannya mencapai 25.000 meter persegi.
Mewahnya fasilitas sekolah Islam internasional di Malang ini adalah ketika setiap kelasnya tidak hanya dilengkapi ruang ber-AC tetapi juga terdapat sejumlah peralatan canggih yang mendukung proses belajar-mengajar.
Setiap kelasnya dilengkapi dengan Audio-Visual Devices seperti Glass Board, LCD Projector, dan soundsystem.
Desain interior kelasnya pun tidak monoton. Ada yang kursinya melingkar dan ada pula yang berjejer bak auditorium kampus.
Asramanya pun dibuat nyaman dan megahnya bagaikan gedung besar yang terdiri dari empat bangunan. Mulai dari Gedung Al-Azhar, Harvard, Cambridge, hingga Sevilla.
Bahkan, perpustakaannya pun tidak kalah menarik dan mewahnya. Pantas saja para muridnya betah berasrama dan belajar di sekolah Islam ini.***