Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 5 SD Halaman 30 Kurikulum Merdeka: Kelinci Kecil dan Burung Pipit

inNalar.com – Kunci jawaban Bahasa Indonesia kelas 5 SD halaman 30 Kurikulum Merdeka dapat dipelajari dalam artikel ini.

Pada halaman 30 buku pelajaran Bahasa Indonesia kelas 5 SD Kurikulum Merdeka, siswa akan belajar mengidentifikasi unsur cerita.

Tercatat ada lima soal latihan yang harus dikerjakan berdasarkan cerita ‘Kelinci Kecil dan Burung Pipit’

Baca Juga: Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 5 SD Halaman 23 Kurikulu Merdeka: Tulis Informasi Tentang Teman

Kisah tersebut menceritakan kelinci kecil yang mengalami kecelakaan saat mencoba mengambil wortel kebun Pak Rusa tanpa izin.

Kemudian, burung Pipit datang untuk menolong dan memberikan nasihat kepada Kelinci Kecil tentang pentingnya meminta izin.

Berikut ini kunci jawaban Bahasa Indonesia kelas 5 SD halaman 30 Kurikulum Merdeka:

Kelinci Kecil dan Burung Pipit
Penulis: Desri M. Putri

“Aduh, sakit!” Suara Kelinci Kecil menggelegar di sudut kebun Pak Rusa.

Wajahnya tampak seputih kapas dan titik-titik air mulai membanjiri matanya.

Ia terduduk di tanah sambil memegangi kakinya. Burung Pipit, yang sedang
bertengger di dahan pohon dekat kebun itu, segera terbang menghampirinya.

Baca Juga: Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 5 SD Halaman 20-21 Kurikulum Merdeka: Kalimat Majemuk Setara

“Ada apa Kelinci Kecil?”

“Kakiku terantuk batu lalu aku jatuh,” jawab Kelinci Kecil sambil meringis
kesakitan.

“Apa yang kamu lakukan di sini?” tanya Burung Pipit.

“Aku.. aku.. mmm.. aku mau mengambil wortel itu,” Kelinci Kecil menunjuk ke
arah tanaman wortel di kebun Pak Rusa.

“Wah, kamu mau mengambil wortel Pak Rusa tanpa izin?” tanya Burung Pipit.

“I.. iya.. Aku melihat daun-daun tanaman wortel itu melambai-lambai memanggilku,” jawab Kelinci Kecil dengan kepala tertunduk.

“Sebaiknya kamu minta izin dulu ke Pak Rusa. Aku sering melihat Pak Rusa membagikan wortel-wortelnya ke binatang lain yang membantunya berkebun,” Burung Pipit menjelaskan.

“Mengapa kau berada di luar sarang? Pak Singa, raja hutan, memerintahkan supaya semua penghuni hutan tinggal di sarang masing-masing. Saat ini ada wabah penyakit yang sedang menyebar ke seluruh hutan.”

“Aku bosan. Aku sudah dua minggu berdiam di sarang,” jawab Kelinci Kecil.

Pikirannya menari-nari teringat pesan Ibu tadi pagi.

“Ibuku bilang hanya induk-induk binatang yang boleh keluar secara bergantian untuk mencari persediaan makanan. Bila bertemu dengan binatang lain, tidak ada yang boleh bersentuhan. Harus menjaga jarak dan kebersihan supaya tidak tertular penyakit ini.”

“Ibumu benar. Kau seharusnya mematuhi perkataannya,” tegas Burung Pipit.

“Kau bisa membantu Ibu membersihkan sarang, memasak atau berolahraga bersama,” saran Burung Pipit. Pipi Kelinci Kecil merona kemerahan. Lalu, ia berkata dengan suara lirih.

”Ibuku pun mengatakan hal yang sama, tetapi aku tidak mengacuhkannya.

Diam-diam, aku pergi dari sarang dan inilah yang terjadi.”

“Sebaiknya kau segera pulang dan meminta maaf pada Ibumu,” balas Burung Pipit.

“Iya, aku akan segera melakukannya. Terima kasih, Burung Pipit sudah menyadarkanku.”

Kelinci Kecil bergegas pulang dan berjanji dalam hati tidak akan mengulangi perbuatan ini lagi. Burung Pipit tersenyum dan terbang menjauh.

Latihan

Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut pada buku tulis kalian.

1. Apakah isi cerita tersebut?

2. Siapakah tokoh dalam cerita dan bagaimana sifat tokoh tersebut?

3. Di mana latar cerita berlangsung?

4. Kapan cerita tersebut berlangsung?

5. Apa masalah yang terjadi?

6. Bagaimana masalah itu diselesaikan?

7. Apa pesan dari cerita tersebut?

Jawaban:

1. Isi cerita adalah tentang Kelinci Kecil yang terluka saat mencoba mengambil wortel tanpa izin dan dinasihati oleh Burung Pipit tentang pentingnya mematuhi aturan saat wabah penyakit.

2. Kelinci Kecil: Ceroboh, tidak taat aturan, namun bisa introspeksi dan belajar dari kesalahan.

Burung Pipit: Bijaksana, perhatian, dan suka memberi nasihat yang baik

3. Latar cerita berlangsung di kebun Pak Rusa di dalam hutan.

4. Cerita berlangsung saat ada wabah penyakit yang menyebar di hutan.

5. Masalahnya adalah Kelinci Kecil terluka saat mencoba mengambil wortel tanpa izin dan melanggar aturan untuk tidak keluar dari sarang selama wabah penyakit.

6. Masalah diselesaikan dengan Kelinci Kecil menyadari kesalahannya setelah dinasihati oleh Burung Pipit, kemudian ia berjanji untuk mematuhi aturan dan pulang ke sarangnya.

7. Pesan dari cerita adalah pentingnya mematuhi aturan dan nasihat orang tua, serta selalu meminta izin sebelum mengambil sesuatu yang bukan milik kita.

Rekomendasi