

inNalar.com – Sadarkah Anda bahwa merek-merek yang kita gunakan sehari-hari rupanya erat dengan Israel?
Sedikitnya ada 5 merek besar yang pro Israel, tapi sangat laris di Indonesia. Mari kita bahas lebih dalam!
Informasi ini sangat penting seiring menggemanya solidaritas masyarakat tanah air kepada Palestina.
Belakangan, masyarakat Indonesia yang sudah geram dengan aksi genosida di Palestina, turut melampiaskan kekesalannya dengan memboikot produk yang terafiliasi Israel.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, selama periode Januari hingga September 2023, Indonesia mengimpor produk Israel mencapai Rp 234 miliar.
Pemerintah melakukan impor beberapa komoditas seperti perkakas, peralatan dari logam hingga mesin perlengkapan elektrik.
Pro Israel dalam konteks bisnis bisa berarti berbagai hal, seperti investasi hingga dukungan terhadap kebijakan pemerintah Israel.
Berikt inNalar.com merangkum daftar 5 merek besar yang sangat laris di Indonesia, diduga terafiliasi dengan Israel, dilansir dari berbagai sumber terpercaya dan kredibel, Minggu (28/07/2024):
Merek Adidas saat ini tengah menjadi sorotan netizen Indonesia dan dunia. Hal itu buntut keputusan Adidas untuk menghapus foto Bella Hadid dari kampanye iklannya memicu kontroversi di seluruh dunia.
Meskipun Adidas menyatakan bahwa keputusan ini semata-mata karena pertimbangan bisnis, banyak pihak yang melihatnya sebagai bentuk tekanan dari kelompok pro-Israel yang semakin vokal dalam beberapa tahun terakhir.
“Kami merevisi materi iklan. Kami percaya bahwa olahraga adalah kekuatan pemersatu di dunia dan akan melanjutkan upaya kami untuk memperjuangkan keragaman serta kesetaraan dalam segala hal,” tulis Adidas dalam pernyataan resminya di Instagram dan X.
HP disebut membantu ID Biometrik yang digunakan Israel untuk membatasi pergerakan warga Palestina. Sebagaimana dilansir dari Amnesty Internasional “Automated Apartheid: How FAcial Recognition Fragments, Segregates and Control Palestinians in the OPT”
Berdiri tahun 1939, perusahaan HP mengalami restrukturisasi besar-besaran pada tahun 2015.
Mereka melibatkan pemisahan dan merger serta spin-off, sehingga menyulitkan masyarakat dunia untuk menentukan keterlibatan perusahaan.
Secara gamblang, HP mengambil keuntungan dari penindasan Israel terhadap Palestina.
Seperti HP Enterprise yang menyediakan server ke Israel untuk pencatatan populasinya.
ID yang dikeluarkan berdasarkan cara ini menentukan tingkat hak seseorang. Pada sistem ini warga Yahudi memiliki lebih banyak hak dibandingkan warga Palestina.
Perusahaan media dan hiburan terbesar di dunia, The Walt Disney Company mendapat sorotan dunia setelah memberikan donasi sebesar Rp 31,38 miliar ke Israel.
Melalui keterangan Disney pada 10 November 2023, Chief Eksekutif The Walt Disney Company, mengatakan perjuangan hamas dan masyarakat Palestina sebagai aksi terorisme.
Hal itu mendapat respon negatif dari masyarakat dunia serta menyerukan aksi boikot terhadap Disney.
Dalam situasi pelik di Gaza, Israel memberikan dana hibah kepada Intel senilai Rp 50 triliun.
Dana tersebut dilaporkan untuk membangun pabrik chip di wilayah selatan negara tersebut.
Perlu diketahui, hibah juga pernah diterima Intel sebelumnya sebesar US$ 2 miliar untuk fasilitas lain dalam 50 tahun terakhir.
Wakil Presiden Daniel Benata, menyebut bahwa Israel sebagai pusat teknologi karena mendukung perusahaannya.
“Dukungan (Israel) memastikan negara ini tetap menjadi pusat teknologi semikonduktor dan talenta global,” ungkap Danie pada tanggal (27/12/2023), dikutip dari Reuters.
Coca Cola dilaporkan memiliki pabrik di daerah pemukiman ilegal Israel dan Palestina.
Mereka disebut mendukung Israel dalam membumi hanguskan Gaza dan mendanai angkatan bersenjata Israel.
Alhasil Coca Cola diboikot oleh masyarakat Indonesia dan dunia.
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi