

inNalar.com – Pernahkah mendengar riuh berita tentang kota maju yang tidak pernah terlihat mata yang disebut lokasinya berada di pelosok Kalimantan Selatan?
Jika ditelusuri jejaknya, mitos mengenai kota maju yang misterius ini dahulu sempat disebut oleh seorang ahli pembuat peta asal Jerman bernama Salomon Muller.
Jadi kota maju yang tak terlihat ini ditunjukkan oleh Muller dalam peta buatannya terletak di pesisir pedalaman Borneo, tepatnya di Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan.
Baca Juga: Luasnya Cuma 3.048 Km2, Pulau Eksotis di Halmahera Selatan Inilah Masa Depan Indonesia, tapi…
Disebut dalam sketsa peta tahun 1845, terdapat daerah bertuliskan Tanjung Hook Saranjana.
Keberadaannya semakin menguat tatkala kosakata Sarandjana disebutkan dalam sebuah kamus berbahasa Belanda.
Kamus tersebut dituliskan oleh Prof. Johannes Veth dan diproduksi pada tahun 1869.
Tertulis dalam Bahasa Belanda bahwa Sarandjana diartikan sebagai tanjung di sisi selatan Pulau Laut yang merupakan pulau di bagian tenggara Pulau Kalimantan.
Begitulah informasi penting yang dibagikan oleh Aidil Putra, influencer putra daerah asal Kalimantan Timur melalui kanal YouTube-nya.
Apabila kita mencoba telusuri jejak kota maju misterius di peta terkini, tampak terlihat Tanjung Saranjana berada di pesisir selatan Pulau Laut, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan.
Terlepas dari berbagai kemistisan yang diyakini oleh masyarakat sekitar, bagaimana kah rupa alam yang disebut sebagai wilayah kota maju yang tak terlihat mata awam itu?
Nama daerah ini pada dasarnya lebih dikenal sebagai kota gaib, kota berperadaban maju yang tidak terlihat mata orang awam.
Namun jika kita menelusuri wilayah tersebut, kita tidak akan memungkiri bahwa keindahan alam di sana sangat nyata.
Sungai berwarna turkois dengan arus yang tenang mewarnai jelajah alam menuju daerah ‘kota maju’ tersebut.
Usai melipir di pinggiran sungai yang jernih, goa eksotis menyambut jelajah petualanganmu, namanya adalah Goa Liang Udud.
Hanya suara aliran air sungai yang dangkal dan tenanglah yang bakal menemani para penjelajah goa tersebut.
Tidak ada tanda-tanda kehidupan dengan infrastruktur gedung pencakar langit yang secara tak kasat mata muncul menjadi sebuah latar foto seorang wisatawan yang berdiri di Bukit Mamake SIA Hill.
Namun berkat viralnya satu foto wisatawan yang menangkap kemegahan misterius di daerah Saranjana itu membuat kota tersebut dicari kembali dan ditelusur kembali dari unsur kesejarahannya.
Terlepas dari benar tidaknya keberadaan kota tak kasat mata di hamparan rerimbunan Kotabaru, Kalimantan Selatan.
Keindahan alam di sana sangatlah nyata dan tidak terelakkan.***