Kunci Jawaban Kelas 9 Hal 4–7 Bahasa Indonesia Kurikulum Merdeka 2025

inNalar.com – Inilah kunci jawaban tugas Bahasa Indonesia Kurikulum Merdeka untuk siswa kelas 9 SMP.

Artikel kunci jawaban ini membantu siswa kelas 9 SMP menemukan ide pokok dan ide pendukung dalam dari sebuah teks.

Teks yang akan dibocorkan kunci jawaban ini tentu menggunakan Bahasa Indonesia, ya.

Baca Juga: Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 8 SMP Halaman 60 Kurikulum Merdeka: Mengidentifikasi dan Menulis Slogan

Adapun bacaan yang terdiri dari sebelas paragraf ini bisa kalian temukan pada buku halaman 4 hingga 6.

Cermati dulu bacaannya karena setelahnya kalian perlu menentukan paragraf berikut tergolong 3 jenis ini atau tidak.

Ketiga jenis ini maksudnya apakah paragraf yang kalian baca termasuk deduktif, induktif, campuran, atau ineratif?

Baca Juga: Tak Hanya Batu Hijau, Spill 4 Lubang ‘Harta Karun’ Lainnya di Sumbawa Barat: Tereka Emas hingga 3,75 Juta Ton!

Paragraf deduktif, yaitu ketika ide pokok berada di awal paragraf.

Paragraf induktif dalam teks Bahasa Indonesia, yaitu ketika ide pokok berada di akhir paragraf.

Paragraf campuran, yaitu ketika ide pokok berada di awal dan akhir paragraf.

Baca Juga: Berhias Emas 293 Juta Ton! Daratan ‘Harta Karun’ di Sumbawa Barat Ini Hanya Ada Satu Kerukan Jumbo, tapi…

Paragraf ineratif, yaitu ketika ide pokok berada di tengah paragraf.

Setelah menemukan ide pokok dan menentukan jenis paragraf, kalian akan diminta menyebutkan bagian mana yang merupakan ide pokok.

Bagian mana lagi yang masuk menjadi ide pendukung dan inilah kunci jawaban bahasa Indonesia halaman 7.

Baca Juga: Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 8 SMP Halaman 58 Kurikulum Merdeka: Mengidentifikasi Iklan Layanan Masyarakat

Judul teks:
“Lebih Penting dari Aku”

Paragraf 1

Jawaban:
Letak ide pokok: ineratif (tengah)

Baca Juga: Perbandingan Analisis Iklan, Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 8 SMP Halaman 54 Kurikulum Merdeka

Alasannya adalah karena ide pokok terletak dalam kalimat yang menggambarkan situasi di mana protagonis mendengar orang lain berbicara tentang dirinya, meskipun ia berpura-pura fokus pada bukunya.

Kalimat ini menghubungkan dialog awal dengan observasi protagonis dan mendasari keseluruhan paragraf.

Ide pokok:
Tokoh protagonis dalam cerita “Lebih Penting dari Aku” mendengar orang lain berbicara tentang dirinya meskipun ia berpura-pura membaca.

Baca Juga: Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 8 SMP Halaman 51 Kurikulum Merdeka: Menyimpulkan Pesan dalam Iklan

Ide pendukung:
Dialog orang lain, protagonis tetap fokus pada bukunya, tetapi mendengar semuanya.

Paragraf 2

Letak ide pokok: deduktif (awal)

Baca Juga: Identifikasi Informasi dalam Iklan, Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 8 SMP Halaman 47 Kurikulum Merdeka

Alasannya adalah karena ide pokok dinyatakan dengan jelas dalam kalimat pertama “Aku benar-benar tidak ingin di sini,” yang menjadi dasar bagi penjelasan dan detail selanjutnya tentang ketidaknyamanan dan keinginannya untuk pulang.

Ide pokok:
Tokoh protagonis dalam cerita “Lebih Penting dari Aku” merasa tidak nyaman dan ingin segera pulang.

Ide pendukung:
a. Orang-orang mondar-mandir dengan penampilan yang berbeda-beda.
b. Wajah-wajah gundah dan lelah yang membuat protagonis semakin lemas.
c. Keinginan protagonis untuk berada di rumah dan melakukan aktivitas yang menyenangkan seperti membaca atau bermain game.

Baca Juga: Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 8 SMP Halaman 51 Kurikulum Merdeka: Menyimpulkan Pesan dalam Iklan

Paragraf 3
Letak ide pokok: deduktif

Karena kalimat pertama “Aku kembali membaca bukuku, tetapi tak satu pun kalimat kupahami” langsung menyatakan bahwa protagonis merasa terganggu, yang kemudian didukung oleh detail-detail berikutnya.

Ide pokok:
Protagonis merasa terganggu oleh suara-suara sindiran di sekitarnya.

Baca Juga: Identifikasi Informasi dalam Iklan, Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 8 SMP Halaman 47 Kurikulum Merdeka

ide pendukung:
a. Protagonis tidak bisa memahami kalimat yang dibaca.
b. Suara-suara sindiran yang masih terdengar.
c. Perasaan yakin bahwa ada yang meliriknya.
d. Ketidaknyamanan meski mereka semua adalah keluarga.

Paragraf 4
Letak ide pokok: deduktif (awal)

Karena kalimat pertama langsung menyatakan bahwa protagonis sudah tidak tahan dan akan bertindak, yang kemudian didukung oleh deskripsi tindakan berikutnya.

Baca Juga: Indahnya Nyata Tapi Misterius, Inilah Kota Maju yang Tak Terlihat di Pelosok Kotabaru, Kalimantan Selatan

Ide pokok:
Protagonis merasa tidak tahan lagi dan memutuskan untuk menegur orang-orang yang menggunjingkannya.

Ide pendukung:
Pernyataan bahwa protagonis tidak tahan lagi dan kemarahan yang tiba-tiba muncul.

Paragraf 5
Letak ide pokok: deduktif (awal)

Karena tindakan mendekati sumber suara gaduh dan pertanyaan pertama protagonis menandakan awal konfrontasi, yang didukung oleh reaksi dan respon berikutnya.

Ide pokok:
Protagonis menegur sumber suara gaduh dan memulai konfrontasi.

Ide pendukung:
a. Protagonis mendekati sumber suara gaduh.
b. Pertanyaan protagonis tentang apakah dia mengganggu.

Paragraf 6
Letak ide pokok: deduktif (awal)

Karena kalimat pertama langsung menyatakan perasaan dan pemikiran protagonis, yang kemudian didukung oleh reaksi dan penjelasan selanjutnya.

Ide pokok:
Protagonis mengungkapkan ketidaknyamanan dan menegaskan bahwa dia tahu mereka membicarakannya.

Ide pendukung:
a. Protagonis mengepalkan tangan dan berbicara di antara gigi yang terkatup.
b. Protagonis menjelaskan alasan memilih membaca.
c. Marlina dan yang lain menyangkal bahwa mereka membicarakan protagonis.

Paragraf 7
Letak ide pokok: deduktif (awal)

Karena kalimat pertama adalah pernyataan Edo yang menegaskan agar tidak bertengkar, yang kemudian didukung oleh argumen dari protagonis dan Bahar.

Ide pokok: Edo menegur untuk tidak bertengkar di tempat tersebut.

Ide pendukung:
a. Protagonis merasa tidak mengganggu.
b. Bahar merasa terganggu karena protagonis tidak mau bergabung.

Paragraf 8
Letak ide pokok: deduktif (awal)

Karena kalimat pertama langsung menyatakan perasaan marah protagonis, yang kemudian didukung oleh deskripsi fisik dari kemarahan tersebut.

Ide pokok:
Protagonis merasa kemarahan yang mendalam dan siap meledak.

Ide pendukung:
a. Deru jantung yang kian kencang.
b. Kepalan tangan yang semakin kuat.
c. Ujung kuku yang menekan telapak tangan.

Paragraf 9
Letak ide pokok: induktif (akhir)
Karena kalimat terakhir adalah pernyataan tentang keberhasilan operasi, yang menjadi inti informasi paragraf ini, setelah beberapa detail awal yang mengarahkan ke kabar tersebut.

Ide pokok: Kabar bahwa operasi berhasil dan pasien ada di ruang pemulihan.

Ide pendukung
Pengumuman tentang keluarga Bapak Pattarani.

Paragraf 10
Letak ide pokok: induktif (akhir)

Karena kalimat terakhir menyimpulkan kebahagiaan dan rasa syukur keluarga, yang sebelumnya dijelaskan dengan reaksi individu-individu di dalam keluarga.

Ide pokok:
Kebahagiaan keluarga setelah mengetahui kakek mereka selamat.

Ide pendukung:
Para anggota keluarga ikut berbahagia dengan kabar keselamatan kakek mereka.

Paragraf 11
Letak ide pokok: induktif (akhir)

Karena kalimat terakhir menekankan kebahagiaan yang mereka rasakan, meskipun sebelumnya mereka berada dalam situasi tegang.

Ide pokok: Kebahagiaan keluarga setelah situasi tegang sebelumnya.

Ide pendukung:
Kondisi keluarga pulih dan damai setelah sempat berada di situasi menegangkan.***

Dapatkan update terbaru kunci jawaban dengan cepat dan praktis! 
Ikuti topik khusus “Kunci Jawaban” di inNalar.com dan jangan sampai ketinggalan informasi penting setiap harinya. Langsung akses di sini: https://innalar.com/topik-khusus/detail/7020/kunci-jawaban
Pantau terus, dan pastikan kamu selalu yang pertama!

Rekomendasi