Bukan Proyek ‘Roro Jonggrang’, 16 Ruas Jalan Rusak di Lampung 102 Km Telah Berubah Rupa: Biayanya Habis Segini

inNalar.com – Warga di seluruh daerah Provinsi Lampung kini bisa bernafas lega sebab 16 titik jalan rusak telah berubah rupa menjadi mulus.

Kabar menggembirakan ini ditandai dengan terlaksananya gelar peresmian 16 ruas Jalan Inpres sebagai pengganti jalan rusak tersebut di Lampung pada Kamis, 11 Juli 2024.

Sedikit kilas balik hingga tahun 2023, sematan Proyek ‘Roro Jonggrang’ sempat ramai diperbincangkan publik ketika jalan rusak di Lampung dimuluskan superkilat.

Baca Juga: Membenteng hingga Berau, Tebing Berlipat di Kutai Timur 2,14 Juta Ha Ini Pemasok ‘Harta Karun’ Terbesar di Dunia

Banyak pihak menyangkutpautkan bahwa upaya memuluskan jalan daerah tersebut lantaran Presiden RI Joko Widodo akan datang berkunjung.

Atensi publik semakin ramai memperhatikan beberapa jalan rusak di provinsi ini setelah beberapa warga menumpahkan berbagai rupa kritik unik mereka.

Mulai dari TikToker Bima Yudho Saputro yang tengah menjalankan studi di Australia dengan presentasinya yang berjudul “Alasan Lampung Tidak Maju-Maju”.

Baca Juga: Tertua di Wonosobo, Desa Pemilik Golden Sunrise Tercantik se-Asia Ini Jejaknya Terekam dalam Buku Kuno

Hingga Selebgram Ummu Hani yang berpose seolah sedang mandi di kubangan lumpur jalanan yang rusak.

Jalan rusak di sejumlah daerah di Provinsi Lampung kemudian mendorong Presiden RI Joko Widodo mengambil alih penanganannya.

Setidaknya 16 jalan rusak yang akhirnya ditangani oleh pihak Kementerian PUPR melalui Inpres Jalan Daerah (IJD).

Baca Juga: Mengungkap Misteri Kota yang Hilang di Kompleks Candi Muaro Jambi, Ada Jejak Relasi Dengan Peradaban India?

Apabila panjang jalan inpres tersebut ditotalkan, maka diketahui bentangnya mencapai 102,5 kilometer.

Dana Inpres APBN dikerahkan sebesar Rp806 miliar guna memperbaiki jalan rusak yang tersebar di banyak ruas titik.

“Dibiayai dengan anggaran Rp806 miliar,” ungkap Presiden RI Jokowi dengan lugas dan lantang saat peresmian proyek inpres tersebut.

Baca Juga: Lokasinya Sejengkal dari Gunung Merapi, Begini Nasib Penghuni Kampung Paling Berbahaya di Boyolali Jawa Tengah

Adapun titik kerusakan yang mendapatkan penanganan dana inpres ini tersebar di 11 kabupaten.

Lantas, di mana saja kah titik ruas jalan rusak di Lampung yang telah bertransformasi menjadi ikon jalan inpres?

Dimulai dengan Kabupaten Lampung Selatan, sudah kian mulus jalanan yang terbentang dari Simpang Korpri – Purwotani.

Baca Juga: Isi Teks Deskripsi, Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP Halaman 8 Kurikulum Merdeka

Berlanjut ke Lampung Tengah, ada dua jalan rusak yang sudah tidak lagi bercitra sebagai Proyek ‘Roro Jonggrang’.

Kini Jalan Seputih Surabaya – Simpang Randu dan begitu pula dari titik tersebut menembus ke Kota Gajah sudah mulus total.

Tidak ketinggalan di belahan utara provinsi, Jalan Keramat Teluk – Jalan Sri Wododo juga telah beres.

Baca Juga: Telusur Jejak Gemerlap Logam Mulia di Pelosok Surga Bahari Labuan Bajo, Diduga Ada 2,4 Juta Ton Perak!

Kemudian jalan rusak yang membentang dari Labuhan Maringgai – Margasari di Lampung Timur pun sudah bertransformasi.

Sementara di belahan barat provinsi, Jalan Pagar Dewa – Lumbok juga sudah dapat dilalui aktivitas pelaku ekonomi.

Selanjutnya, tiga jalanan rusak di Kabupaten Tulang Bawang Barat berikut pun juga siap digunakan.

Baca Juga: Kunci Jawaban Buku Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Kurikulum Merdeka Bab 3 Halaman 79

Ketiga ruas jalan inpres tersebut mencakup Jalan Adijaya – Tulung Randu; Simpang Daya Murni – Gunung Batin; dan Daya Sakti – Makarti.

Sementara di Kabupaten Tulang Bawang, Jalan Bogatama – Pasar Batang juga masuk dalam daftar jalan inpres ini.

Kemudian termasuk pula jalan yang membentang dari Pekon Bangun Negara – Cukuh Senuman di Kabupaten Pesisir Barat.

Baca Juga: Kunci Jawaban Buku Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Kurikulum Merdeka Bab 3 Halaman 70

Lalu di Kabupaten Mesuji, jalan inpres mencakup Jalan Muara Tenang – Margo Jadi dan Jalan Segitiga Emas – Muara Tenang.

Sementara di Kabupaten Pringsewu, Jalan Pardasuka Selatan – Tanjung Rusia Timur – Selapan juga sudah mulus.

Adapun yang terakhir Kabupaten Way Kanan dari Jalan Negeri Baru – Simpang Tiga juga telah bertransformasi.

Jadi keenam belas jalan rusak di Lampung yang tadinya sulit dilewati pengendara, kini sudah siap digunakan untuk melintas kegiatan arus logistik di setiap daerahnya.***

Rekomendasi